Soal Gugatan Ijazah Gibran, Bambang Pacul Sebut Bola Belum Sampai ke MPR
FORUM KEADILAN – Wakil Ketua MPR RI Bambang “Pacul” Wuryanto menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan gugatan terkait syarat pendidikan dan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima (niet ontvankelijk verklaard). Ia menegaskan, hingga saat ini persoalan tersebut belum masuk ke ranah MPR.
Bambang meminta semua pihak untuk mengikuti proses yang berlaku dan tidak terburu-buru berspekulasi mengenai kemungkinan langkah konstitusional terkait mekanisme pemakzulan (impeachment) terhadap wakil presiden.
“Belum dong, belum masuk ke MPR. Santai saja dulu, ya. Ikuti saja proses, ya. Bola belum di MPR. Jadi, no problem,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8/10/2026.
Setiap langkah yang berkaitan dengan kewenangan DPR maupun MPR harus mengikuti mekanisme yang telah diatur. Sebab, kekuatan kedua lembaga tersebut berada pada mekanisme rapat dan proses pengambilan keputusan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Mekanisme harus diikuti. Kekuatan DPR, kekuatan MPR, itu ada di mekanisme rapat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pimpinan MPR tidak dapat memberikan penilaian atau membuat spekulasi sebelum ada proses resmi yang menjadi dasar bagi lembaga tersebut untuk mengambil sikap.
“Jadi, mekanisme ikuti dulu, kayak apa. Kalau publik bertanya-tanya, berspekulasi, saya tidak boleh berspekulasi. Gitu loh, karena kami pimpinan MPR,” jelasnya.
Menurut Bambang, sebagai pimpinan lembaga negara, dirinya harus berpegang pada konstitusi dan undang-undang dalam menjalankan tugas serta kewenangannya. Karena itu, ia memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh mengenai kemungkinan proses pemakzulan sebelum persoalan tersebut secara resmi masuk ke MPR.
“Pimpinan MPR itu pegangannya konstitusi, undang-undang. Kan enggak bisa, ya. Kemudian kita berspekulasi enggak boleh,” tegasnya.
Untuk saat ini, Bambang menegaskan belum akan memberikan tanggapan lebih jauh terkait kemungkinan langkah MPR dalam menyikapi persoalan tersebut.
“Oleh karena itu, sebagai pimpinan MPR hari ini saya no comment dulu. Bola belum sampai ke kami,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
