Rabu, 24 Juni 2026
Menu

Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian, Tentaranya Sering ada di Sawah

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang diselenggarakan di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. | Dok BPMI Setpres/Laily Rachev
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang diselenggarakan di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. | Dok BPMI Setpres/Laily Rachev
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan hanya di Indonesia anggota kepolisian dan prajurit militer terlibat dalam urusan pertanian.

Ia menyampaikan tersebut dalam pidatonya di Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Rabu, 24/6/2026.

“Hanya di Indonesia polisi urus pertanian, hanya mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah,” ujar Prabowo.

Prabowo menyinggung peran masing-masing matra di TNI dalam sektor pertanian di Indonesia.

Ia mencontohkan misalnya, Angkatan Laut yang ikut menanam kedelai. Kemudian, Angkatan Udara yang ikut menanam tebu.

Di kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri, Panglima TNI, dan seluruh Kepala Staf yang dinilai ikut membantu kemajuan sektor pertanian di Indonesia.

Prabowo berpendapat hal tersebut adalah langkah strategis dalam mencapai Indonesia yang sejahtera dan mengatakan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang hebat.

“Ada yang selalu tidak ingin kita bangkit, kita sudah tahu mereka-mereka itu,” pungkasnya. *