Selasa, 23 Juni 2026
Menu

Minta Orang Tua Indonesia Ajak Anak Imunisasi, Menkes: Itu Penting

Redaksi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 23/6/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 23/6/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi lengkap guna melindungi kesehatan dan keselamatan jiwa anak sejak dini.

“Jadi kenapa saya di sini benar-benar mengimbau seluruh masyarakat terutama orang tua agar mengirimkan anaknya imunisasi. Banyak sekali contoh kemarin polio outbreak, campak, anak-anak yang wafat, itu bisa kita hindari dengan imunisasi,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 23/6/2026.

Budi juga meminta masyarakat untuk membantu menyebarluaskan informasi yang benar mengenai imunisasi dan melawan berbagai informasi menyesatkan yang beredar di tengah masyarakat.

“Mohon ini disebarluaskan sehingga berita-berita hoaks yang bilang bahwa imunisasi itu tidak penting, imunisasi itu gimana, itu bisa kita counter,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei yang diterima Kementerian Kesehatan, Budi mengungkapkan, masih ada orang tua yang menolak memberikan imunisasi kepada anaknya.

“Melarangnya kenapa? Karena mereka takut ada dampak demam biasanya atau sakit atau demam. Ada juga yang mereka bilang karena mereka tidak tahu manfaatnya, merasa ini tidak penting. Nah itu yang harus kita edukasi bersama,” jelasnya.

Ia menegaskan, efek samping ringan seperti demam setelah imunisasi merupakan hal yang wajar dan jauh lebih kecil risikonya dibandingkan bahaya penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi.

“Kalau ada demam sedikit saya ingat saya waktu kecil juga diimunisasi demam, tapi dampak positifnya melindungi dari penyakit-penyakit yang bisa mengakibatkan kehilangan nyawa itu jauh lebih positif dibandingkan kalau kita imunisasi kemudian kena demam,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari