Rabu, 29 April 2026
Menu

Kepala BGN Ungkap Alasan Gunakan Sewa Jasa EO hingga Rp113 Miliar

Redaksi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana | Dok BGN RI
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana | Dok BGN RI
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan alasan lembaganya menyewa jasa event organizer (EO).

Ia menilai bahwa BGN belum mempunyai sumber daya yang sepenuhnya siap mengurusi seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar.

Dadan menyebut BGN sebagai lembaga baru yang masih membangun sistem dan tata kelola operasional. Ia mengklaim kebijakan menyewa jasa EO dari pagu anggaran BGN tahun 2025 dinilai sebagai bagian dari kebutuhan strategis.

“Penggunaan jasa EO untuk memastikan kegiatan dapat berjalan secara profesional, terstandar, dan tepat waktu,” ujar Dadan dalam keterangan tertulisnya pada Ahad, 12/4/2026.

Menurutnya, pihak EO lebih mempunyai keahlian yang tidak dipenuhi oleh lembaga urusan gizi. Penyelenggara kegiatan BGN, lanjutnya, membutuhkan dukungan pihak profesional.

“EO memiliki keahlian khusus dalam manajemen acara, mulai dari perencanaan, koordinasi vendor, pengelolaan teknis lapangan, hingga mitigasi risiko operasional,” jelas Dadan.

Dadan mengatakan bahwa penggunaan jasa EO dapat mendukung tata kelola administratif dan keuangan lembaga yang lebih tertib.

“Hal ini justru memudahkan proses audit, pengawasan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara karena seluruh komponen kegiatan terdokumentasi secara sistematis,” jelasnya.

Dadan juga mengklaim penggunaan jasa EO untuk mengurusi kegiatan lembaga pelaksana proyek makan bergizi gratis (MBG) ini lebih efisien dan rasional. Khususnya, tuturnya, bila dibandingkan dengan membangun tim internal dalam waktu singkat.

Prose pembentukan kapasitas internal, katanya, agar dapat menangani seluruh kegiatan BGN justru memakan biaya dan waktu hingga rekrutmen yang tidak instan.

“Sementara itu kebutuhan pelaksanaan program harus segera berjalan. EO hadir sebagai solusi jembatan agar program tetap dapat dieksekusi tanpa mengorbankan kualitas dan waktu,” tandasnya. *