Kamis, 16 April 2026
Menu

Proyek Pembangunan Istana Wapres di IKN Ditargetkan Setahun

Redaksi
Ilustrasi Pembangunan di IKN | Ist
Ilustrasi Pembangunan di IKN | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Peresmian (Groundbreaking) dimulainya proyek pembangunan Istana Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan berlangsung pekan depan.

Bila tidak ada perubahan rencana, groundbreaking akan digelar pada 12 Agustus.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono setelah Pembukaan Pameran Bersama Arsip Kepresidenan.

Basuki mengatakan bahwa pembangunan Istana Wakil Presiden ditargetkan berlangsung dalam waktu setahun.

“Satu tahun (proses pembangunannya),” kata Basuki di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis, 8/8/2024.

Selain Istana Wapres, di periode yang sama direncanakan akan diselenggarakan groundbreaking investor swasta ke-7 di IKN.

Diketahui, setidaknya akan ada empat proyek yang di groundbreaking, mencakup proyek BCA, Intiland, RGE, hingga Swissbell Hotel.

“Pak Presiden 11 (Agustus) sore sudah sampai sore sampe sana (IKN). Tanggal 12, 13, 14, beliau baru kembali. Di antara itu ada groundbreaking, hanya empat proyek. Salah satunya Istana Wapres,” jelasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja mengungkapkan, ada rencana prosesi groundbreaking IKN akan digelar pada 12 Agustus 2024 setelah gelaran Sidang Kabinet perdana di IKN.

“Ini lagi dibicarakan tentang rencana groundbreaking (istana Wapres) dengan Wapres. Tanggal 12 (Agustus) sesudah Sidang Kabinet Paripurna,” ujar Endra, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Rabu, 7/8/2024.

Walaupun demikian, ia menegaskan bahwa rencana itu masih dapat berubah sewaktu-waktu dan wacana ini muncul seiring dengan rencana Wapres Ma’ruf Amin ke IKN pada momentum Sidang Kabinet tersebut.

“Kalau nanti Pak Wapres hadir di IKN pada saat Sidang Kabinet Paripurna yang dijadwalkan tanggal 12 Agustus yang akan datang, kita akan usulkan sekaligus groundbreaking Istana Wapres. Tapi ini subject to pembicaraan yang sedang berlangsung sekarang. Masih tergantung dari pembicaraan teknis yang sedang kita lakukan,” pungkasnya.*