Pembangunan Infrastruktur SDA di IKN Habiskan Anggaran hingga Rp83 Triliun

Rancangan IKN
Rancangan IKN | Sekretariat Negara

FORUM KEADILAN – Ketua Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) Imam Santoso Ernawi mengungkapkan bahwa perkembangan pembangunan infrastruktur pelaksanaan paket fisik terkontrak IKN sejak tahun 2022-2024 telah menghabiskan anggaran hingga Rp83,42 triliun.

Anggaran sebesar Rp83,42 triliun tersebut digunakan untuk membangun setidaknya 106 paket, yang terdiri dari 37 paket bina marga, 39 paket cipta karya, 14 paket perumahan di Nusantara, dan 16 paket sumber daya air (SDA).

Bacaan Lainnya

“Semua paket ini tentu, tidak semua untuk 17 Agustusan. Tapi ada yang memang sekarang sudah ada yang selesai, tapi ada yang untuk diselesaikan sesuai kontraknya, seperti Oktober, bahkan sampai awal tahun depan,” katanya dalam konferensi pers ‘Kesiapan Infrastruktur PUPR Jelang Pelaksanaan Upacara Bendera HUT ke-79 RI, Kamis, 11/7/2024.

Melalui paparannya, Imam mengatakan, total ada 106 paket yang dikerjakan di IKN. Paket-paket tersebut dikebut untuk pengerjaan proyek pembangunan kantor pemerintahan, penataan wilayah, perumahan, konektivitas Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan regional, sumber daya air (SDA) dan drainase perkotaan, serta air minum dan sanitasi.

“Yang baru dikerjakan sekitar 45 persen, dengan rincian Batch 1 dari 2020 hingga Maret 2023 sejumlah 40 paket fisik memiliki pagu Rp25 triliun dengan progres persentase 88,2 persen,” ujarnya.

Sedangkan untuk Batch 2, yang terhitung dari April 2023 hingga November 2023, sebanyak 31 paket fisik memiliki pagu Rp27,6 triliun dengan progres 46,7 persen.

“Ditambah Batch 3, sejak Desember 2023 hingga 2024 ini, ada 35 paket fisik memiliki pagu Rp30,7 triliun dengan progres 8,6 persen,” ungkap Imam.

Jadi, lanjut Imam, dari total 106 paket tersebut telah menelan anggaran kurang lebih Rp84 triliun dengan progres fisik mencapai 45 persen.

Di sisi lain, progres kawasan Istana Presiden mencapai 82,73 persen per 4 Juli 2024.

Lebih lanjut, Imam mengungkapkan bahwa kawasan Sekretariat Presiden dan bangunan pendukungnya telah mencapai 92,31 persen, dan Kemenko memiliki realisasi 78,90 persen dengan empat koordinator.

Sedangkan untuk Kementerian Sekretariat Negara, progres realisasinya mencapai 82,92 persen. Sementara itu, Plaza Seremoni (Sumbu Kebangsaan) telah rampung dengan progres realisasi 100 persen, dan Bangunan Gedung serta Kawasan Beranda Nusantara mencapai 64,03 persen.*

Laporan Novia Suhari