Jokowi Perluas Pemberian Izin Tambang ke Ormas, PBNU: Langkah Berani

Ketua PBNU Gus Yahya saat pidato dalam Istighatsah Harlah Ke-101 NU di Pesantren Sunan Pandanaran, Minggu, 28/1/2024 | Dok. PBNU
Ketua PBNU Gus Yahya saat pidato dalam Istighatsah Harlah Ke-101 NU di Pesantren Sunan Pandanaran, Minggu, 28/1/2024 | Dok. PBNU

FORUM KEADILAN РKetua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyebut pemberian izin tambang untuk ormas adalah langkah berani dari Presiden Joko Widodo  (Jokowi) untuk memperluas pemanfaatan sumber daya alam bagi kemaslahatan rakyat.

“Kebijakan ini merupakan langkah berani yang menjadi terobosan penting untuk memperluas pemanfaatan sumber daya-sumber daya alam yang dikuasai negara untuk kemaslahatan rakyat secara lebih langsung,” ujar Gus Yahya di Jakarta, Senin, 3/6/2025.

Bacaan Lainnya

Kemudian, PBNU memberikan ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas langkah perluasan pemberian izin tambang ke ormas.

“PBNU berterima kasih dengan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Joko Widodo atas kebijakan afirmasinya untuk memberikan konsesi dan izin usaha pertambangan kepada ormas-ormas keagamaan, termasuk Nahdlatul Ulama,” lanjutnya.

Gus Yahya mengatakan bahwa bagi Nahdlatul Ulama (NU) ini merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar sungguh-sungguh tercapai tujuan mulai dari kebijakan afirmasi.

“Nahdlatul Ulama telah siap dengan sumber daya-sumber daya manusia yang mumpuni, perangkat organisasional yang lengkap dan jaringan bisnis yang cukup kuat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut,” tambahnya.

NU sendiri saat ini mempunyai jaringan perangkat organisasi yang menjangkau hingga ke tingkat desa beserta lembaga-lembaga layanan masyarakat di berbagai bidang yang mampu untuk menjangkau masyarakat akar rumput di seluruh Indonesia.

“Itu semua akan menjadi saluran efektif untuk menghantarkan manfaat dari sumber daya ekonomi yang oleh Pemerintah dimandatkan kepada Nahdlatul Ulama untuk mengelolanya,” jelasnya.

“Nahdlatul Ulama akan menyiapkan suatu struktur bisnis dan manajemen yang akan menjamin profesionalitas dan akuntabilitas, baik dalam pengelolaan maupun pemanfaatan hasilnya,” pungkasnya.*