Caleg ‘KPop’ Chong Sung Kim Siap Majukan Ekonomi dan Pendidikan Indonesia

Calon anggota legislatif (caleg) Chong Sung Kim dalam salah satu program Podcast Hanya Disini (PHD) 4K Forum Keadilan, di kafe Malacca Toast, Juanda, Jakarta Pusat, Kamis 1/2/2024 | Ari Kurniansyah/Forum Keadilan
Calon anggota legislatif (caleg) Chong Sung Kim dalam salah satu program Podcast Hanya Disini (PHD) 4K Forum Keadilan, di kafe Malacca Toast, Juanda, Jakarta Pusat, Kamis 1/2/2024 | Ari Kurniansyah/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI Dapil DKI 2 Chong Sung Kim mengungkapkan alasan dirinya maju di Pemilu 2024 setelah menjadi warga negara Indonesia melalui proses naturalisasi.

Menurut Chong Sung Kim, salah satu motivasinya untuk maju adalah mewakili aspirasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sehingga Indonesia dapat terus berkembang maju.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan Chong Sung Kim atau lebih akrab disebut Bang Kim di Podcast Hanya di Sini (PHD) 4K Forum Keadilan.

Kim memandang, faktor ekonomi merupakan salah satu penyebab banyaknya anak bangsa yang tidak meneruskan sekolah hingga ke jenjang lebih tinggi. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh tingginya biaya pendidikan di Indonesia, berbeda dengan di negara asalnya, Korea Selatan.

Dengan demikian, salah satu program yang akan dilaksanakan oleh Kim adalah menyediakan program beasiswa kuliah gratis di Korea untuk mahasiswa Indonesia.

“Karena kuliah di sini cukup mahal dan keterbatasan maka saya buat program itu, karena kebanyakan orang tua bercerita kesulitan ekonomi dan ingin menyekolahkan anaknya. Di Korea lebih murah sekolah di sana dan nilai gaji di Korea juga lebih tinggi dari Indonesia. Nanti bisa kerja dan sambil belajar,” katanya.

Kim menuturkan, dengan beberapa fenomena yang sedang terjadi di Indonesia saat ini, khususnya di bidang pendidikan dan ekonomi, menjadi alasan dirinya melakukan yang terbaik bagi Indonesia. Untuk itu, dirinya juga mengaku telah mendapat dukungan dari beberapa teman-temannya yang ada di dewan perwakilan.

“Saya ingin melakukan sesuatu bagi Indonesia, melalui pejabat dan teman-teman dari perwakilan, maka saya ingin maju menjadi DPR, dan itu lah saya ingin mewakili itu,” imbuhnya.

Faktor-faktor di atas tersebut juga menjadi alasan Kim memilih Partai Golkar, yang dianggapnya sebagai partai unggulan dari partai lainnya. Kim pun memutuskan menjadi caleg meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar negeri atau daerah pemilihan DKI Jakarta 2.

“Sangat unggulan, terbuka dari partai lain. Itu sudah terbukti dan teruji sebagai pimpinan partai, itu yang saya lihat dan sudah teruji. Bahkan saya bertemu orang-orang ketika ditanyakan partai mana yang bagus, mereka menjawab Golkar, untuk itu saya mencalonkan di masuk Dapil DKI Jakarta II meliputi Jakarta Pusat, Jakarta selatan, dan Luar Negeri,” tuturnya.

Lebih lanjut, sebagai seorang politisi yang lahir dan menikah di Korea, Kim yang memiliki lisensi sebagai seorang pengacara justru sangat tertarik dengan ekonomi dan perbankan. Oleh karenanya, Kim sangat tertarik untuk masuk ke Komisi XI, namun ia mengembalikan kepada partai untuk bagaimana mengatur dan ditempatkan.

“Bagaimana nanti dari partai saja, saya akan bekerja dengan baik. Kalau dengan profesi saya saya perbankan dan saya tertarik di Komisi XI dan di Korea juga banyak pengalaman di Korea untuk membantu industri bank, dan bagaimana dengan kemajuan itu sendiri,” tandasnya.*

Laporan Ari Kurniansyah