Gibran Diduga Langgar Aturan Saat Kunjungan ke Sejumlah Desa di Ambon

Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka | YouTube GerindraTV
Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka | YouTube GerindraTV

FORUM KEADILAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Maluku menduga cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka telah melanggar aturan dalam kunjungannya di Kota Ambon.

Hal tersebut disampaikan karena Gibran bertemu dengan sejumlah Kepala Desa dari berbagai wilayah saat ke Ambon kemarin.

Bacaan Lainnya

“Cawapres dengan nomor urut 2, itu langsung melakukan pertemuan dengan sejumlah Kepala Pemerintah Negeri (KPN) dan Kepala Desa, baik dari Kota Ambon maupun Kabupaten Maluku Tengah di Swiss Bell Hotel. Dugaan awal itu kami menyatakan bahwa ini adalah pelanggaran saat kunjungan Cawapres Gibran di Maluku,” ujar Anggota Bawaslu Provinsi Maluku, Samsun Ninilouw, di Ambon, Kamis, 11/1.

Samsun juga menjelaskan ada dugaan pelanggaran terlihat atas adanya keterlibatan perangkat-perangkat desa yang hadir saat Gibran berkampanye di Ambon.

Bawaslu Maluku mencatat terdapat sekitar 30 Kepala Desa dari estimasi 100 orang yang turut hadir dalam kegiatan safari politik di Swiss-Belhotel Ambon.

Ia menegaskan bahwa Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 sudah mengatur Tentang Larangan tersebut.

“Terkait dengan Kepala Desa, kami menyatakan bahwa ini merupakan pelanggaran sekalipun ini belum final,” kata Samsun.

Samsun juga menambahkan, pada saat ini dalam proses pengkajian apakah terdapat sanksi pidana yang terpenuhi atau hanya isu persoalan administrasi yang perlu ditegakkan.

Diketahui, Cawapres Gibran melakukan kunjungan safari politik di Maluku pada 8/1/2024.

Kegiatan dalam kunjungan tersebut termasuk pertemuan dengan Raja-raja komunitas dan penggiat ekonomi kreatif, bagi-bagi susu gratis di Negeri Liang, Malteng, hingga bermain bola di Lapangan Sepak Bola Matawaru, Desa Tulehu, dan beberapa agenda lainnya.

Acara ini adalah bagian dari rangkaian aktivitas kampanye Gibran di Maluku, yang sebelumnya mencakup pertemuan dengan Raja-raja se-Maluku, sesi ‘Gibran Mendengar’ di Kota Ambon, dan kunjungan ke Negeri Liang.

Turnamen pertandingan sepak bola di lapangan Matawaru, Desa Tulehu ini disebut sebagai dukungan mantan Wali Kota Solo ini terhadap pengembangan sepak bola di Indonesia.

“Kegiatan ini mencerminkan keseriusan Gibran bersama calon presiden yakni Prabowo Subianto dalam menggali dan mempromosikan potensi olahraga nasional, sejalan dengan kampanyenya yang berfokus pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Maju,” ujar Gibran dalam keterangan tertulis.*