Jawaban Kaesang soal Kemungkinan Jokowi Gabung PSI

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep | Instagram @kaesangp
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep | Instagram @kaesangp

FORUM KEADILAN – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui langkah politik yang akan diambil oleh ayahnya, Joko Widodo (Jokowi), setelah selesai menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada 2024.

Kaesang juga belum memiliki informasi mengenai kemungkinan Jokowi bergabung dengan PSI atau tidak.

Bacaan Lainnya

“Jujur, nggak tahu,” ujar Kaesang saat menjawab pertanyaan Kader PSI yang ikut acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-9 PSI di DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis, 16/11/2023.

Kaesang hanya bisa mengatakan bahwa saat ini Jokowi masih menjadi bagian atau kader PDIP.

“Tapi bagaimanapun, Presiden adalah kader PDIP, jadi saya tidak bisa menjawab itu,” tukasnya.

Di sisi lain, di hari persiapan HUT ke-9 PSI hari ini, Kaesang Pangarep memberikan sembilan instruksi untuk memenangkan PSI dan koalisinya.

“Dalam rangka menyambut hari ultah PSI, saya sebagai Ketua Umum PSI mengeluarkan sembilan instruksi untuk menang kepada seluruh pengurus anggota dewan, caleg PSI di masing-masing tingkatan,” katanya.

Kaesang mengaku optimis PSI akan menang dan lolos ke Senayan. Ia memberikan arahan kepada para kader untuk turun ke masyarakat dan bersapa dengan mereka.

“Optimis PSI akan menang dan lolos ke Senayan. Kedua, harus bergerak menyapa rakyat, turun ke basis temui rakyat jelaskan bahwa PSI akan berjuang melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh bapak Presiden,” lanjutnya.

“Ketiga, temui seluruh relawan bapak Presiden, ajak kolaborasi untuk memenangkan PSI,” tambahnya.

Kaesang mengatakan, langkah PSI selanjutnya ialah bisa memenangkan pasangan nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024, dan memastikan kelanjutan program Presiden Jokowi.

“Lima, jalankan politik chill, politik santun dan santuy dan tidak terpancing dengan narasi negatif terhadap PSI. Enam, dilarang menyebarkan hoax,” katanya.

“Tujuh, jangan bermusuhan, jangan saling benci hanya karena beda pandangan politik. Kedelapan, perbanyak silaturahmi, sowan ke tokoh masyarakat, minta doa ke masyarakat, mohon berjuang untuk membangun Indonesia semakin maju,” katanya.

Terakhir, Kaesang meminta agar kadernya juga menggunakan cara-cara kreatif dalam berpolitik untuk mendapatkan dukungan masyarakat.*