Eks Pimpinan KPK Minta Firli Bahuri Mundur!

Eks pimpinan KPK Saut Situmorang
Eks pimpinan KPK Saut Situmorang | Merinda Faradianti/forumkeadilan.com

FORUM KEADILAN – Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menanggapi perihal kabar mundurnya Ketua KPK Firli Bahuri dari jabatannya. Terlebih, banyak pihak yang ingin Firli mengundurkan diri setelah dugaan pertemuannya dengan eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Saut berpendapat, mengingat banyaknya permintaan untuk mundurnya Firli, maka perlu tindakan lanjut agar KPK tetap menjaga kepercayaan dan transparansi dalam mengungkap kasus korupsi.

Bacaan Lainnya

“Terkait minggu depan Firli mengundurkan diri, saya belum mendengar itu. Tapi, kalau dilihat dari Dewas KPK, jika memang mulai sadar mereka harus bekerja baik. Memang, nanti sarannya tuh Dewas KPK, kalau sanksi berat diminta mengundurkan diri,” katanya kepada Forum Keadilan, Jumat, 13/10/2023.

Terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Firli kepada eks Mentan SYL, Saut berpendapat polisi dapat mengusut dengan teliti. Saut menjelaskan bahwa jika polisi telah mengumpulkan dua alat bukti, perkara tersebut dapat diproses.

“Apabila di Polda sudah naik ke penyidikan, sebenarnya tinggal style polisi itu sebenarnya. Tetapi, sebenarnya dua bukti sudah cukup. Jadi tinggal berproses saja sebenarnya. Sebaiknya Firli ini mundur. Tapi kita berulang-ulang mengatakan bahwa dia (Firli) sudah di bawah pemerintah, ya sebaiknya, presiden mengambil sikap,” lanjutnya.

Saut juga meminta agar Polda Metro Jaya dapat memproses kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Firli dengan akuntabel dan transparan.

“Tapi kita memang meminta supaya dia (Polda Metro Jaya) transparan dan akuntabel, dan bebas dari konflik kepentingan. Dia harus keluar dari Ketua KPK agar prosesnya lebih cepat berlanjut. Jika berlarut-larut seperti ini juga tidak baik. Sosiologi masyarakat jadi terganggu dengan pemberantasan korupsi itu,” harapnya.

Saut berharap proses hukum yang nantinya akan dilalui Firli tidak seperti ‘cicak vs buaya’.

“Kita berharap agar tidak menjadi cicak lawan buaya, buaya lawan buaya, kalau ini nggak selesai cicak lawan cicak jadinya,” ungkapnya.

Sebelumnya, setelah kontroversi mengenai dugaan pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, kini Firli dikabarkan akan mengundurkan diri dari jabatannya.

Meski belum mengonfirmasi secara resmi, banyak pihak yang menginginkan Firli mengundurkan diri. Sebab, Firli dinilai sebagai Pimpinan KPK yang tidak bisa menjaga kepercayaan publik dalam memberantas kasus korupsi.

Saat dikonfirmasi langsung kepada Firli melalui pesan singkat WhatsApp terkait kabar pengunduran dirinya itu, ia tidak merespons. Pimpinan KPK lainnya pun seakan enggan memberikan tanggapan terkait kabar itu.*

LaporanĀ Ari Kurniansyah