Telan Biaya Rp11 Triliun, Jokowi Setujui Pembangunan LRT Bandung Raya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin, 31/7/2023
Presiden Joko Widodo | YouTube Sekretariat Presiden

FORUM KEADILAN – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menyebut Presiden Jokowi menyetujui pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Bandung Raya trase Utara-Selatan Kota Bandung.

LRT tersebut membutuhkan biaya Rp11 triliun dengan trase Babakan Siliwangi dan Leuwipanjang.

Bacaan Lainnya

“Pada saat ratas dengan presiden minggu lalu, disetujui LRT Bandung Raya juga LRT Bali. Dari Babakan Siliwangi ke Leuwipanjang, 15 kilometer. Nilainya sekitar Rp10,9 triliun,” ujarnya pada Selasa, 3/10/2023.

Pemprov Jabar diketahui juga tengah menyiapkan studi agar proyek tersebut bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Segera diajukan studinya untuk LRT, walaupun sudah banyak dilakukan, dengan teknologi yang digunakan yang terbaik. Mudah-mudahan tahun depan bisa groundbreaking. Jadi tidak hanya studi terus, karena pemecahan kemacetan di Bandung harus ada,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat mengatakan bahwa pembangunan kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) ditargetkan untuk mulai dibangun pada 2027.

Lebih lanjut, dia mengatakan jalur LRT nantinya mulai dibangun dengan dua koridor prioritas yakni rute Tegalluar-Leuwipanjang dan Leuwipanjang-Dago dengan menghabiskan dana mencapai Rp26 triliun.

“Jadi kurang lebih bisa Rp13 triliun untuk satu koridor termasuk infrastruktur dan sarananya,” kata Koswara.*