Buka Saat Libur Lebaran, Pengunjung Naik Candi Borobudur Dibatasi

Candi Borobudur
Candi Borobudur | Viator

FORUM KEADILAN – Candi Borobudur diprediksi menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi saat libur lebaran.

Namun, jumlah pengunjung yang naik ke Candi Borobudur masih dibatasi.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama Taman Wisata Candi (TWC), Febrina Intan menyebut layanan mendaki Candi Borobudur baru dibuka sampai kuota 150 orang per jam.

“Tidak ada perubahan jumlah karena kami sudah setuju bahwa pada satu hari 1.200 orang yang diizinkan untuk naik. Dan hanya 150 orang dalam satu masa,” ungkapnya pada Kamis, 13/4/2023.

Dalam satu jam hanya boleh 150 orang dan nantinya akan dibagi menjadi 10 kelompok.

Dalam satu kelompok terdiri dari 15 orang yang akan dipandu oleh pemandu khusus.

Selain itu, pengunjung juga harus menggunakan sandal khusus yang bernama upanat.

Tujuannya agar kelestarian Candi Borobudur secara fisik tetap terjaga.

“Jadi tidak ada perubahan untuk Hari Raya (Idul Fitri 1444 H) ini. Tidak ada perubahan yang naik, tetap sesuai aturan yang disetujui bersama. Mereka yang naik pun menggunakan sandal khusus yaitu upanat,” ujarnya.

Diketahui, kajian uji coba lapangan sudah dilakukan terkait dengan pembatasan jumlah pengunjung.

Pertama, uji tertutup dilakukan hampir satu bulan yang lalu.

“Dalam artian online reservation hanya bisa dilakukan on location, jadi belum ada informasi atau link yang kita sebarkan di sosial media,” ujarnya.

Selain itu, untuk uji coba terbuka yaitu siapapun bisa mengakses registrasi online untuk bisa naik ke Candi Borobudur.

Saat ini, pihak TWC masih menjalankan uji coba terbuka dan tidak ada perubahan saat hari raya Idul Fitri.

Terkait dengan menjaga kerumunan pengunjung, pihak TWC akan menggelar banyak aktivitas di luar wilayah zona I Candi Borobudur, tepatnya di zona II.

“Jadi orang-orang tidak hanya berkumpul di struktur candi tapi banyak sekali kegiatan-kegiatan yang bisa mereka lakukan selain hanya naik candi,” ujarnya.*