Sopir Fortuner Tabrak Mobil di Senopati Diperiksa Polisi, Status Masih Saksi

Pengemudi Brio putuskan cabut laporan pada sopir Fortuner
Aksi Arogan di Jalanan/Twitter

FORUM KEADILAN – Aksi arogan di jalanan kembali terjadi. Seorang sopir mobil Fortuner menabrak mobil lain di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak sopir tersebut melakukan perusakan pada mobil lain menggunakan senjata tajam.

Bacaan Lainnya

“Tadi pagi sekitar pkl 02.00 mobil saya dirusak oleh pengemudi fortuner. Awal mulai mobil tsb melawan arah di depan office 8. Diberi dim tapi tidak mau minggir. Akhirnya mau minggir setelah mengeluarkan kata2 kasar. Mobil tsb lalu mengejar saya & merusak di depan apotek potenza,” tulis akun Twitter @ari295, yang diduga korban pengrusakan, dikutip, Senin, 13/2/2023.

Pengemudi Fortuner tersebut juga terlihat membawa benda seperti senjata api.

Pengemudi mobil Fortuner tersebut sempat menabrak mobil korban dari samping, sebelum akhirnya pergi.

“Video lanjutan. Selain kaca depan saya dirusak, pelaku juga menabrak mobil. Sehingga body penyok dan kaca depan hancur,” tulis akun Twitter @ari295 lagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kejadian tersebut telah dilaporkan ke polisi. Korban, kata Trunoyudo, telah melapor Polres Metro Jakarta Selatan.

“Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Metro Jaksel. Pada saat terjadi kejadian polisi datang dan kemudian pada sedan warna kuning diantarkan ke Polres Metro untuk pelaporan,” kata Trunoyudo kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Sementara itu, menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam, pengemudi Fortuner tersebut sudah diperiksa dan statusnya masih saksi.

Pengemudi Fortuner tersebut berinisial GR, berusia 24 tahun.

Polisi menyebut GR datang sendiri ke Markas Polres Jakarta Selatan pada Minggu, 12/2 sore hari. Polisi menyebut GR bersikap kooperatif dan telah menjalani pemeriksaan. Dia kemudian pulang.

Korban amukan GR adalah pemilik mobil Brio kuning yang berinisial AW. Kedua pihak, kata Ade, sudah dipertemukan di kantor polisi. Musyawarah sempat dilakukan.*