Lahan Parkir di JIS Jadi Sorotan Publik, Jakpro: Kami Sudah Evaluasi

Lahan Parkir di JIS Jadi Sorotan Publik, Jakpro: Kami Sudah Evaluasi
Jakarta International Stadium (JIS) | Forum/As'ad Syamsul Abidin

FORUM KEADILAN – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akhirnya menanggapi keluhan masyarakat terkait minimnya lahan parkir di Jakarta International Stadium (JIS) setelah konser band Dewa 19 yang digelar pada Sabtu, 4/2/2023.

Kejadian ini seolah membuka mata publik tentang kurangnya fasilitas pendukung di JIS.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, banyak penonton konser Dewa 19 yang mengeluhkan keterbatasan lahan parkir dan akses jalan menuju ke stadion yang diresmikan pada 24 Juli 2022 tersebut.

Saat konser bertajuk Pesta Rakyat 30 Tahun Dewa Berkarya usai, akses jalan yang sempit di sekitar area JIS di Tanjung Priok, Jakarta Utara itu membuat 70 ribu penonton berjubel rebutan meninggalkan stadion. Ditambah, lahan parkir yang jauh membuat penonton harus rela berjalan sekitar 2,5 km tengah malam.

“Keluhan, kritik dan masukan dalam rangka perbaikan fasilitas yg ada didalam JIS dan disekitarnya, tentu saja menjadi perhatian kami untuk perbaikan,” kata VP Corporate Secretary JakPro Syachrial Syarif saat dihubungi wartawan Forum, Rabu, 8/2/2023.

Syachrial menjelaskan, Jakpro bersama instansi terkait terus berupaya menjadikan JIS sebagai fasilitas multievent yang bisa dimanfaatkan secara nyaman dan optimal oleh masyarakat.

“Kami sudah evaluasi bersama pihak penyelenggara konser dan siapkan penjelasannya melalui media release,” jelas Syachrial.

Anggota DPRD DKI Jakarta Turut Berkomentar

Gilbert Simanjuntak, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan
Gilbert Simanjuntak, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan | Forum/Merinda Faradianti

Sebelumnya, pada Selasa, 7/2/2023, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak turut mengomentari keluhan masyarakat mengenai akses jalan dan lahan parkir di JIS.

Ia mengatakan jika stadion tersebut telah berstandar Internasional, maka infrastrukturnya juga harus memadai.

“Permasalahannya kan bisnya ada, trotoarnya buat jalan tidak ada akhirnya kan menumpuk kan yang jalan,” kata Gilbert Simanjuntak kepada wartawan Forum di Balai Kota DKI Jakarta.

Ia menyarankan kedepannya Jakpro, sebagai pengelola JIS agar bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menangani permasalahan tersebut.

“Sekarang siapa yang bertanggungjawab itu apakah Jakpro apakah Dishub. Ini mesti dirumuskan dengan jelas kemudian anggarannya untuk segera dimasukkan,” tutupnya.

Jika dibandingkan venue-venue lainnya di Jakarta, JIS mempunyai sejumlah keunggulan karena dapat menampung hingga 82.000 orang, lebih banyak ketimbang Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) yang kini memiliki kapasitas 77 ribu penonton. Selain itu, JIS dilengkapi dengan fasilitas berteknologi canggih seperti atap yang bisa dibuka-tutup dan memungkinkan dipasang lampu-lampu besar.

Beberapa acara besar pun sudah digelar di JIS, mulai dari Grand Launching JIS hingga Salat Idul Adha 2022. Beberapa waktu lalu JIS juga menggelar acara Jisphoria yang mengundang sejumlah artis Indonesia dan Korea Selatan.*

Laporan As’ad Syamsul Abidin