Hadiah Rumah untuk Semua Mantan Presiden-Wapres, Bukan Cuma Jokowi

Presiden Joko Widodo | SEKKAB RI

FORUM KEADILAN – Hadiah rumah dari negara bukan hanya untuk Presiden Joko Widodo. Hadiah yang sama diberikan kepada semua mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada awak media, Sabtu, 18/12/2022.

“Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, penyediaan rumah kediaman tersebut diberikan tidak hanya kepada Pak Jokowi, tapi juga kepada semua mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden,” kata Bey Machmudin.

Dalam pemberian rumah untuk mantan presiden dan wakil presiden, pemerintah mengacu kepada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978, serta Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2014.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978, negara memang menyediakan sebuah rumah kepada mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden. Dalam Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2014 disebutkan bahwa mantan Presiden dan/atau mantan Wakil Presiden hanya berhak mendapatkan rumah sebanyak satu kali, termasuk yang menjalani masa jabatan lebih dari satu periode,” jelas Bey Machmudin.

Menurut Bey, negara sejatinya sudah berniat mengurus pengadaan rumah untuk Jokowi pada 2017. Namun, Jokowi saat itu masih menolak.

Sesuai ketentuan, rumah untuk Jokowi dapat diperoleh setelah dia menyelesaikan periode pertama jabatan Presiden RI (2014-2019). Untuk perencanaannya dilakukan tiga tahun sebelum masa jabatan berakhir yaitu pada 2017.

“Pembangunannya dapat dilaksanakan dua tahun sebelum masa jabatan berakhir yakni 201y. Namun saat itu Pak Jokowi menolak,” kata Bey.

Rumah hadiah negara untuk Jokowi, akan dibangun di Kawasan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Pengadaan lahan seluas sekira 3 ribu meter persegi sudah rampung pada Oktober 2022.

Rumah tersebut lokasinya stategis karena dekat dengan Bandara Adi Soemarmo, Solo, serta dekat dengan akses ke jalan tol, baik yang menuju Yogyakarta, maupun ke arah Semarang.*