Senin, 01 September 2025
Menu

Kasus Google Cloud, Eks Stafsus Nadiem Bungkam Usai Diperiksa KPK

Redaksi
Mantan Stafsus Nadiem Makarim, Fiona Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 30/7/2025 | Muhammad Reza/Forum Keadilan
Mantan Stafsus Nadiem Makarim, Fiona Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 30/7/2025 | Muhammad Reza/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Mantan Staf Khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, Fiona Handayani, menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 30/7/2025.

Fiona diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan layanan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dalam pantauan Forum Keadilan, Fiona keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 18.00 WIB. Ia mengenakan batik cokelat lengan panjang dan tampak bergegas menuju kendaraannya.

Ketika dimintai keterangan oleh wartawan terkait materi pemeriksaan, Fiona tidak memberikan komentar apa pun. Ia hanya melemparkan senyum singkat sebelum masuk ke dalam mobil.

Hinggi berita ini diturunkan, KPK pun belum merinci materi pemeriksaan terhadap Fiona.

KPK diketahui melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek. KPK mengungkap tempus atau waktu pengadaan Google Cloud ini terjadi saat pandemi Covid-19.

“Iya (tempus saat Covid-19). Sejalan dengan pengadaan Chromebook itu,” terang Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedungi Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 24/7.

Asep menjelaskan, Google Cloud ini digunakan untuk penunjang dari pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang saat itu dilakukan secara daring. Pengadaan Google Cloud ini pun memakan biaya.

“Waktu itu kita ingat zaman Covid ya, pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran daring. Tugas-tugas anak-anak kita yang sedang belajar dan lain-lain, kemudian hasil ujian, itu datanya disimpan dalam bentuk cloud, Google Cloud-nya,” kata Asep.

“Jadi kita juga kalau, jangankan itu yang besar ya, kita sendiri mau nyimpan foto, video, atau apa, kita kan, disimpan di cloud itu kita kan bayar, bayar. Nah ini juga itu, cloud-nya, itu yang sedang kita dalami,” ujarnya.*

Laporan oleh: Muhammad Reza