Sabtu, 02 Mei 2026
Menu

Indonesia Kirim 40 Nakes TNI ke El Arish dan Rafah Palestina

Redaksi
Prabowo dan Nakes TNI | Website Kementerian Pertahanan
Prabowo dan Nakes TNI | Website Kementerian Pertahanan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Sebanyak 40 tenaga kesehatan (nakes) TNI akan menjalankan misi kemanusiaan di El Arish, Mesir, dan Rafah, Gaza, Palestina.

40 nakes tersebut terdiri dari dokter spesialis dan tenaga kesehatan gabungan dari tiga matra.

Sebanyak 25 nakes TNI bakal bertugas di rumah sakit terapung di El Arish, Mesir dan 15 nakes dari rombongan tersebut dipersiapkan untuk dikirim ke rumah sakit lapangan di Rafah, Gaza, Palestina.

“Rencana pemberangkatan, pemberangkatan pertama sebanyak 25 orang. Di antaranya terdapat 4 orang Wan (Wanita) TNI,” ungkap Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) Kemhan RI, Mayjen Ujang Darwis, Rabu, 7/8/2024.

Para nakes tersebut telah mendapatkan pembekalan berupa latihan pra tugas selama 5 hari. Latihan tersebut dilakukan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI.

Jika situasi di rumah sakit lapangan di Rafah dinilai telah aman bagi nakes TNI, maka 15 dari 25 nakes yang telah berada di rumah sakit terapung akan dikirim ke rumah sakit lapangan di Rafah.

Kemudian, 15 nakes yang ada di Indonesia akan dikirim untuk bergabung ke rumah sakit terapung di El Arish.

“Keberangkatan kedua akan dilaksanakan apabila situasi di field hospital di Rafah dinilai cukup aman bagi personel kita. Jadi nanti dari 25 orang tersebut akan dikirim 15 orang ke field hospital di Rafah, baru sisa 15 orang yang dari Indonesia yang ada di tanah air kita berangkatkan bergabung di floating hospital di El Arish,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto juga telah memberikan pembekalan kepada 40 nakes TNI tersebut.

Pembekalan oleh Prabowo berlangsung secara tertutup di Ruang Bhineka Tunggal Ika (BTI), Kemhan, Jakarta, Rabu, 7/8.

Dilansir dari website Kementerian Pertahanan RI, pelaksanaan penugasan nakes TNI ini bakal berlangsung selama 4 bulan dengan menyesuaikan perkembangan situasi.

“Yang terjadi di Gaza, Timur Tengah adalah sesuatu yang sangat menusuk rasa kemanusiaan kita. Bangsa Indonesia harus menunjukkan suatu sikap solidaritas, sikap kemanusiaan dalam rangka membela semangat kemerdekaan, hak bangsa untuk hidup dan menentukan nasibnya sendiri tanpa penindasan,” ujar Menhan Prabowo saat memberi pengarahan di Ruang BTI, Kemhan, Jakarta, Rabu,7/8 dilansir dari website Kementerian Pertahanan RI.

“Karena itulah saya ucapkan terima kasih atas kesediaan saudara-saurada. Selamat berjuang semuanya,” tambahnya.*