Jumat, 04 September 2026
Menu

Kepala BGN Buka Suara Terkait Siswa Diminta Ambil MBG di Tengah Libur Karhutla

Redaksi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3/9/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3/9/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, buka suara mengenai kabar siswa atau orang tua yang diminta mengambil Makan Bergizi Gratis (MBG) saat sekolah diliburkan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Sudaryono pun menjelaskan kondisi itu terjadi ketika dapur MBG sudah terlanjur menyiapkan makanan, baru lalu ada keputusan bahwa sekolah diliburkan.

“Saya mau klarifikasi yang Karhutla itu gini, ada kan katanya karena Karhutla, kemudian siswanya disuruh ngambil atau orang tua disuruh ngambil, itu begini. Karhutla itu kemudian karena ada Karhutla kemudian sekolahnya libur. Tapi diumumkan di saat dapurnya sudah masak gitu loh, sudah beli bahan baku, sudah dicacah, sudah persiapan sehingga harus dimasak dan kemudian di hari itu diambil. Besoknya udah nggak ada lagi.” jelas Sudaryono di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 3/9/2026.

Sudaryono menegaskan bahwa MBG akan mengikuti keputusan pemerintah daerah terkait kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bila sekolah diliburkan akibat karhutla, lanjutnya, maka penyaluran MBG juga akan mengikuti kebijakan tersebut.

“Intinya kami mengikuti pengumuman dari pemerintah daerah. Libur, tidak libur, itu kita mengikuti. Pertimbangannya apa, kami tidak pernah kemudian memaksa demi MBG, walaupun Karhutla buka lah sekolah, nggak,” pungkasnya. *