Kamis, 03 September 2026
Menu

Resmi Menjadi Gubernur BI, Destry: Kita akan Mengupayakan Stabilitas

Redaksi
Pelantikan Gubernur BI Destry Damayanti periode 2026-2031 dan pelantikan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada periode 2026-2031. | Dok Gubernur BI
Pelantikan Gubernur BI Destry Damayanti periode 2026-2031 dan pelantikan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada periode 2026-2031. | Dok Gubernur BI
Bagikan:

FORUM KEADILANDestry Damayanti resmi dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Ia mengemban amanah baru dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto hingga DPR RI.

Destry menegaskan bahwa komitmennya untuk menjalankan amanah secara optimal dengan berpedoman pada prinsip 3 I plus S, yaitu impactful, inklusif, integrative melalui sinergi Merah Putih untuk mewujudkan Indonesia maju.

Prioritas utama kebijakan BI, katanya, di tengah dihadapkan oleh dinamika global yang masih diliputi oleh ketidakpastian dan kondisi higher for longer, Destry menekankan bahwa  menjaga stabilitas ekonomi untuk memperluas ruang pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk upaya dalam menjaga inflasi.

“Kita akan mengupayakan stabilitas, dan tentunya untuk mencapai stabilitas kita bisa bekerja sama, jadi tidak dengan Bank Indonesia sendiri, kita bisa mengajak tentunya bersama dengan sinergi Merah Putih itu,” ujar Destry dalam konferensi pers di Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Rabu, 2/9/2026.

Mengenai pembagian tugas di Bank Indonesia (BI), Desty menjelaskan, sistem pembidangan di BI memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan lembaga lain, seperti OJK atau LPS yang mengenal posisi kepala eksekutif dengan bidang yang sangat khusus.

Destry mengatakan bahwa di BI ada enam Anggota Dewan Gubernur (ADG) yang masing-masing menjadi pengampu pada bidang satuan kerja tertentu. Tetapi, hal itu tidak berarti seluruh keputusan berada di tangan ADG pengampu saja. Tetapi, keputusan tertinggi di BI tetap berada di dalam forum Rapat Dewan Gubernur (RDG).

“Jadi, siapapun pembidangan ini kita biasanya akan bahas lagi, karena kita itu biasanya suka putar. Jadi, bisa saja sekarang dia pegang bidang, misalnya kayak sekarang saya pegang ekonomi syariah, nanti ke depan mungkin bisa Pak Solikin pegang ekonomi syariah atau juga pegang bidang-bidang lain yang selama ini saya pegang, bisa juga nantikan Ibu Aida juga pegang itu, apakah UMKM ataupun kebijakan lainnya. Jadi, pembidangan itu sebenarnya sesuatu hal yang fluid, jadi dia bisa kita putar,” jelasnya.

Di sisi lain, Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan ucapan selamat kepada Destry Damayanti yang ditetapkan sebagai Gubernur BI periode 2026-2031.

Ucapan itu disampaikan setelah DPR RI mengesahkan Destry sebagai Gubernur BI, bersama dengan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa, 1/9/2026.

“Selamat atas terpilihnya Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur, untuk periode 2026-2031,” kata Perry dalam keterangan tertulis.

Perry berharap agar jajaran Dewan Gubernur baru dapat memperkuat peran BI dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung pertumbuhan nasional di tengah ketidakpastian global.

“Saya berharap Dewan Gubernur yang baru mampu memperkuat mandat Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, di tengah gejolak global yang masih berlanjut,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Perry juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya selama memimpin BI.

“Selanjutnya, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada saya selama ini dalam menjalankan tugas-tugas Bank Indonesia sesuai Undang-Undang dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga mendoakan agar BI dapat terus menjalankan mandatnya untuk mendukung perekonomian nasional.

“Semoga Tuhan YME senantiasa melimpahkan rahmat dan perlindungan bagi Bank Indonesia dalam menjalankan mandatnya bagi kemajuan perekonomian nasional,” tandas Perry.

Di samping itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yakin bahwa hubungan keduanya dapat membuat kebijakan keuangan dan moneter semakin sinkron.

Purbaya pun mempunyai alasan tersendiri di balik optimismenya itu. Destry yang sebelumnya pernah menjadi anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga keduanya sudah cukup mengenal satu sama lain.

“Ke depannya harusnya bakal lebih baguslah. Kan Bu Destry sebelumnya juga pernah di Dewan Komisioner LPS. Jadi saya cukup dekat dengan beliau, sehingga saya rasa kebijakannya lebih sinkron, lebih sinergi,” jelas Purbaya di Gedung MA, Jakarta Pusat, Rabu, 2/9/2026.

Menurut Purbaya, kedekatan dengan pimpinan bank sentral dapat menjadi modal penting dalam menjalankan kebijakan ekonomi. Pemerintah dan BI mempunyai ruang koordinasi yang luas, terutama saat harus menjaga likuiditas sekaligus memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terpelihara.

Purbaya menilai koordinasi yang lebih baik akan membantu pemerintah dan BI merespons kondisi perekonomian secara lebih cepat. Ia berharap kebijakan yang dikeluarkan masing-masing lembaga dapat saling mendukung dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) melantik Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (Gubernur BI) periode 2026-2031 pada Rabu, 2/9. Pelantikan Destry dipimpin langsung oleh Ketua MA Sunarto.

Sebagai informasi, Destry menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli 2026.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia langsung atau tidak langsung, dengan nama dan dalih apa pun tidak memberikan atau menjanjikan untuk memberikan sesuatu kepada siapa pun juga,” kata Destry di Gedung MA, Jakarta Pusat, Rabu, 2/9.

“Saya bersumpah, bahwa saya dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dalam jabatan ini tidak akan menerima langsung atau tidak langsung, dari siapa pun juga sesuatu janji atau pemberian dalam bentuk apa pun,” sambungnya.

Destry pun berjanji akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.

“Saya berjanji, bahwa saya akan setia terhadap negara konstitusi dan haluan negara,” ujarnya.

MA juga melantik Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada periode 2026-2031. *