Jumat, 14 Agustus 2026
Menu

Prabowo Klaim Solar Tidak Lagi Impor dari Luar Negeri Mulai Juli 2026

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR dan DPD yang digelar Jumat, 14/8/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR dan DPD yang digelar Jumat, 14/8/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah mulai menepati janji swasembada energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Hal itu ia sampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR dan DPD dengan agenda laporan kinerja lembaga-lembaga negara yang akan disampaikan Presiden Prabowo Subianto yang digelar Jumat, 14/8/2026.

Mulanya, ia mengatakan bahwa Indonesia untuk pertama kalinya berhasil mewujudkan swasembada BBM jenis solar melalui produksi diesel berbasis kelapa sawit dengan campuran B50.

“Janji swasembada energi sekarang sudah mulai kita wujudkan. Dengan pertama kali swasembada BBM jenis solar, kita berhasil produksi diesel dengan B50 dari kelapa sawit,” kata Prabowo.

Menurutnya, kebijakan tersebut membuat Indonesia tidak lagi bergantung pada impor solar dari luar negeri mulai 1 Juli 2026.

“Sehingga mulai tahun ini, 1 Juli 2026, kita tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri,” katanya.

Prabowo menyebut, penghentian impor solar tersebut juga memberikan penghematan bagi keuangan negara. Dia mengklaim Indonesia dapat menghemat sekitar 170 ton dan sekitar US$9,5 miliar yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan impor.

“Dan kita berhasil menghemat 170 T, sekitar US$9,5 miliar, tidak lagi harus kirim ke luar negeri,” kata Prabowo.

Prabowo menilai, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan BBM dari luar negeri.*

Laporan oleh: Syahrul Baihaqi