Minta Waktu Benahi Tata Kelola MBG, BGN: Presiden Beri Waktu Sampai Agustus
FORUM KEADILAN – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggono menegaskan, penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukanlah penghentian permanen.
Trenggono menjelaskan, BGN membutuhkan waktu untuk mengevaluasi dan menata kembali puluhan ribu titik SPPG agar program dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, proses pembenahan juga akan mencakup SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta lokasi lainnya.
“Sejumlah 27 ribu sekian SPPG ini akan kita cek lagi, kita tata kembali. Kemudian juga untuk SPPG yang lain-lain seperti yang 3T, kemudian yang lainnya juga akan kita berikan waktu. Tolong berikan ke kami waktu untuk menata semuanya,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 17/7/2026.
Oleh sebab itu, ia meminta para mitra program MBG untuk bersabar selama proses evaluasi berlangsung. Menurutnya, BGN tetap membuka ruang komunikasi dengan seluruh mitra, namun dialog akan dilakukan pada waktu yang tepat agar pembahasan berjalan secara optimal.
“Sekali lagi tolong mungkin para mitra juga bukannya kita tidak mau berkomunikasi, tidak. Kita juga memberikan kesempatan, namun nanti kita carikan waktu yang tepat supaya kita bisa berdialog dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Trenggono membenarkan Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu selama satu bulan kepada BGN untuk melakukan pembenahan total terhadap tata kelola program MBG. Evaluasi tersebut meliputi penataan ulang titik dapur atau SPPG, pendataan penerima manfaat agar lebih tepat sasaran, hingga audit serta pengawasan penggunaan anggaran.
“Kita diberikan waktu untuk menata kembali, khususnya persoalan yang dalam waktu dekat ini selama 30 hari, sampai bulan Agustus,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
