Golkar Bakal Panggil Anggota DPRD NTT Diduga Intimidasi Dokter hingga Bunuh Diri
FORUM KEADILAN – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji, memastikan partainya akan mendalami dugaan keterlibatan anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) Fraksi Golkar dalam kasus dugaan intimidasi terhadap seorang dokter yang diduga berujung pada aksi bunuh diri.
Sarmuji mengatakan, Partai Golkar telah memberikan arahan kepada seluruh kader yang menjabat sebagai pejabat publik agar menjaga sikap dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
“Seluruh pejabat publik, khususnya yang dari Golkar, hendaknya menjaga diri. Ojo dumeh, jangan mentang-mentang memiliki jabatan yang tinggi kemudian berlaku yang tidak patut kepada orang yang di bawahnya,” katanya, di Kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, Senin, 29/6/2026.
Sarmuji menegaskan, DPD Partai Golkar Provinsi NTT telah ditugaskan untuk segera memanggil anggota DPRD yang bersangkutan guna meminta klarifikasi.
“Untuk yang kasus NTT, kita akan dalami. Tentu kami sudah tugaskan kepada DPD Provinsi untuk memanggil yang bersangkutan. Tadi malam saya juga ber-WA kepada Ketua DPD Provinsi untuk memanggil dan akan dipanggil secepatnya, bisa jadi hari ini,” tegasnya.
Mengenai kemungkinan pemberian sanksi, Sarmuji menegaskan, partainya akan terlebih dahulu mengumpulkan fakta dan mendengarkan keterangan dari semua pihak sebelum mengambil keputusan.
“Didalami dulu. Kan kita harus juga mendengarkan dari kedua sisi. Apakah betul ada intimidasi dan apakah intimidasi itu sampai berujung pada keputusan seseorang untuk melakukan tindakan seperti yang kemarin terjadi,” ucapnya.
Sementara itu, terkait anggapan bahwa anggota DPRD tersebut kerap membuat onar, Sarmuji mengatakan perilaku serupa bisa saja terjadi di semua partai politik. Menurutnya, tugas partai adalah melakukan pembinaan agar seluruh kader mematuhi etika sebagai pejabat publik.
“Selalu akan ada, dari sekian ribu anggota DPRD di Indonesia dari semua partai pasti ada yang seperti itu. Dan tugas kita adalah membuat mereka tertib,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
