Sabtu, 27 Juni 2026
Menu

Gerindra Ucapkan Selamat atas Dimulainya Safari Politik Jokowi

Redaksi
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 26/6/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 26/6/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prasetyo Hadi, menyampaikan ucapan selamat atas dimulainya safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yang diawali dengan kunjungan ke Provinsi Lampung, pada hari ini.

Prasetyo mengatakan, pihaknya turut bersyukur karena Jokowi telah kembali pulih setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan.

“Kalau kami dari Gerindra ya, kami menyampaikan selamat ya karena artinya beliau sudah sehat kembali, fit karena sebelumnya kan sempat agak kurang fit ya. Dan sebagai tokoh dan negarawan ya saya kira nggak ada masalah,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 26/6/2026.

Menanggapi safari politik Jokowi yang juga dikaitkan dengan pernyataannya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjabat selama dua periode, Prasetyo menegaskan pemerintah saat ini belum membahas agenda politik tersebut.

Sebab, pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian berbagai pekerjaan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Belum lah, kita kalau mewakili pemerintah, mewakili Pak Presiden, yang penting fokus bekerja dulu. Kita belum berpikir yang lain-lain seperti itu,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan pemerintah, mulai dari ketenagakerjaan, kesejahteraan buruh, penataan aparatur sipil negara (ASN), hingga percepatan industrialisasi dan hilirisasi.

“Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan, misalnya masalah tenaga kerja masih banyak, kemudian masalah teman-teman buruh juga masih banyak yang harus kita tata, masalah ASN harus kita tata, masalah industrialisasi, hilirisasi juga masih banyak yang harus kita selesaikan. Kita fokus ke situ dulu,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari