Sabtu, 28 Februari 2026
Menu

Airlangga Ungkap Indonesia Dapat Diskon Tarif Global Trump Jadi 15 Persen

Redaksi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan keterangan pers di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Jumat, 27/2/2026. | Dok Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan keterangan pers di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Jumat, 27/2/2026. | Dok Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia saat ini mengikuti tarif global sebesar 15 persen yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump, naik dari sebelumnya 10 persen.

“Tarif, kan, tarif global 15 persen, maka yang berlaku (bagi Indonesia) adalah tarif global yang 15 persen,” ujar Airlangga usai konferensi pers di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Jumat, 27/2/2026.

Ia menegaskan bahwa seluruh ketentuan Agreement on Reciprocal Trade (ART) tak dibatalkan karena akan segera berlaku usai 90 hari melalui proses ratifikasi. Airlangga juga memastikan tari bea masuk Indonesia yang awalnya 19 persen setelah disesuaikan menjadi 15 persen.

“(Indonesia) dapat diskon jadi 15 persen,” tambahnya.

Ia juga memastikan tarif untuk 1.819 komoditas yang berada di level 0 persen tetap tidak mengalami perubahan.

“Tetap 0 persen,” katanya.

Kebijakan tarif 0 persen, lanjutnya, untuk 1.819 komoditas itu diharapkan dapat mendorong ekspansi pasar karena sektor-sektor itu adalah andalan RI.

“Ya, kalau biaya masuk 0 (persen) untuk sektor yang 1.600 lebih itu kan salah satu andalan kita. Jadi diharapkan marketnya bisa ekspansi,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menaikkan tarif global menjadi 15 persen dari 10 persen, setelah Mahkamah Agung AS membatalkan tarif resiprokal karena dinilai ilegal.

“Saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, akan, efektif segera, menaikkan tarif seluruh dunia 10 persen pada negara-negara, banyak di antaranya telah ‘merobek’ AS selama beberapa dekade, tanpa pembalasan (sampai saya datang!), ke tingkat 15 persen yang diizinkan sepenuhnya, dan diuji secara legal,” kata Trump dalam unggahannya di Truth Social dikutip, Sabtu, 28/2/2026.

Trump konsisten mempertahankan agenda perdagangan agar sesuai keinginannya. Ia menilai bahwa tarif 10 persen tak cukup, walaupun sebelumnya ia menegaskan bahwa “setiap hal yang saya katakan hari ini sudah dijamin pasti.”

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump secara resmi meneken kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington, D.C pada Kamis, 19/2/2026 waktu setempat. Melalui penandatanganan ini, sejumlah komoditas asal Indonesia yang masuk ke pasar AS pada awalnya diberlakukan tarif timbal balik sebesar 19 persen. *