Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Kue
FORUM KEADILAN – Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa Aiptu Ikhwan dinyatakan tak terbukti menganiaya penjual es kue keliling Sudrajat, yang dituding menjual es gabus berbahan spons.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Polda Metro Jaya pada Senin, 2/2/2026.
Kombes Budi mengungkapkan bahwa hal tersebut ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Bidang Propam Polda Metro Jaya.
“Kami sampaikan untuk pemeriksaan terkait tentang anggota Polri, bahwa kami sampaikan dalam proses pemeriksaan terkait tentang seorang Bhabinkamtibmas tidak terbukti melakukan tindakan kekerasan penganiayaan,” ungkap Kombes Budi Hermanto.
Menurut Budi, hal ini juga diperkuat dengan keterangan maupun pengakuan dari Sudrajat sendiri. Katanya, Sudrajat menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas tidak melakukan pemukulan.
“Ini juga didukung dari keterangan Pak Sudrajat ya. Sudah berkali-kali Pak Sudrajat menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas tidak melakukan pemukulan,” jelas dia.
Kata Budi, pihaknya sudah memberikan pembinaan kepada Bhabinkamtibmas tentang peningkatan kemampuan komunikasi sosial. Budi menyebut, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri pun sudah menekankan seluruh jajarannya untuk tak melukai hati masyarakat.
“Dilakukan pembinaan terhadap Bhabinkamtibmas terhadap upaya-upaya, makanya kemarin Polda Metro Jaya melakukan peningkatan kemampuan tentang komunikasi sosial. Bagaimana bisa menyampaikan komunikasi yang baik kepada masyarakat, seperti yang disampaikan oleh Bapak Kapolda Metro Jaya ‘jangan sakiti hati masyarakat’,” tutur dia.
Diketahui, video dua pria berseragam TNI dan Polri yang tengah mengamankan dan menuding pedagang es kue atau es gabus berbahan spons atau busa viral di media sosial.
Pria berpakaian polisi mengatakan bahwa orang tua harus berhati-hati apabila ingin membeli kue tersebut lantaran ada yang direkayasa.
“Penjual es kue jadul, yang dulu pernah kita makan. Nah sekarang harap hati-hati bagi orang tua ya, karena ini sudah rekayasa, bukan bahan kue lagi, tapi bahan spons. Ini bisa kita lihat bahan spons dibakar dia meleleh,” ucap pria tersebut.
Atas video tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan dan menguji sambel kue yang dijual.
Lalu, setelah diperiksa oleh Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya seluruh es kue, es gabus, agar-agar dan coklat meses yang diperiksa dinyatakan aman dan layak konsumsi.
“Tim dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas: Produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya,” ujar Roby, Minggu, 25/1.*
