KPK Amankan Bupati Sirajudin Lasena dan 13 Orang dalam OTT Bolmut
FORUM KEADILAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dalam kegiatan penyelidikan tertutup tersebut, tim mengamankan 14 orang yang diduga berkaitan dengan perkara.
“Confirm bahwa telah terjadi peristiwa tangkap tangan terhadap barang diduga pelaku tindak pidana korupsi,” kata Budi di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 21/9/2026.
Budi merinci lima orang diamankan di Jakarta. Salah satunya merupakan Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena.
Kemudian, delapan orang lainnya diamankan di wilayah Sulawesi Utara, termasuk di Kabupaten Bolmut. Sementara satu orang lainnya diamankan di wilayah Gorontalo.
“Yakni lima orang diamankan di Jakarta, salah satunya adalah Bupati Bolaang Mongondow Utara atau Bolmut. Kemudian delapan orang diamankan di wilayah Sulawesi Utara-nya, di antaranya di Kabupaten Bolmut itu sendiri, dan satu orang lainnya diamankan di wilayah Gorontalo,” ujar Budi.
Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah dengan nilai ratusan juta rupiah.
Budi menyebut, uang tersebut diamankan di sejumlah lokasi. Sebagian ditemukan di Jakarta, sementara uang lainnya diamankan di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Adapun perkara tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut yang berhubungan dengan proyek-proyek di daerah tersebut.
Budi mengatakan, pihak yang diamankan terdiri atas sejumlah unsur, mulai dari bupati, kepala dinas, aparatur sipil negara (ASN), hingga pihak swasta.
“Untuk pihak-pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain, dan juga pihak-pihak swasta,” katanya.
Salah satu proyek yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, kata Budi, yakni pembangunan infrastruktur jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Lima orang yang diamankan di Jakarta saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK Merah Putih. Sementara pihak lainnya masih dimintai keterangan awal di Polres maupun Polda setempat.
KPK selanjutnya akan menentukan pihak-pihak yang perlu dibawa ke Gedung KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Budi mengatakan, perkembangan lengkap perkara tersebut akan disampaikan setelah pimpinan KPK melakukan ekspose yang dijadwalkan berlangsung Senin malam.
“Nanti kami akan update kembali secara lengkap ya, apa saja proyek-proyek yang terkait dengan perkara ini, karena dijadwalkan malam ini akan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan,” ujar Budi.*
Laporan oleh: Muhammad Reza
