Indonesia Kirim 29 Atlet ke Olimpiade Paris 2024, Terbanyak dalam 20 Tahun!

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 Anindya Novyan Bakrie
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 Anindya Novyan Bakrie | Novia Suhari/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Indonesia mengirim 29 atlet ke Olimpiade Paris 2024. Pengiriman 29 atlet ini merupakan yang terbanyak dalam 20 tahun terakhir.

“Ada 29 atlet dari 12 cabor, dan ada juga bersamanya official yang hadir. Tentunya ini merupakan suatu kontingen yang luar biasa dan paling banyak dari sisi jumlah atlet, selama 20 tahun terakhir,” kata Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 Anindya Novyan Bakrie kepada wartawan di Auditorium Kemenpora, Jakarta Pusat, Rabu, 10/7/2024.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, Anindya mengatakan bahwa Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dan sponsor lainnya telah memberikan dukungan yang luar biasa kepada para atlet dengan menyediakan Rumah Garuda di Paris selama Olimpiade.

“Dari situ (rumah Garuda) kita bisa antisipasi untuk bisa memberikan yang terbaik kepada para atlet,” ujarnya.

“Tentunya (atlet) akan datang berbeda-beda, tapi akan mulai bertandingnya di akhir Juli ini,” ucapnya

Selain NOC dan sponsor, Anindya mengungkap, dukungan besar juga datang dari Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Paris.

“Sehingga banyak sekali juga yang kita kerja samakan dengan mereka (Kedubes),” ungkapnya.

“Dan menurut Presiden NOC (Raja Sapta Oktohari), (pada Olimpiade) ini akan ada banyak sekali kejutan,” katanya.

Lebih jauh, Anindya menjelaskan, selain cabor Badminton, Panjang Tebing, dan Angkat Besi. Indonesia juga mengandalkan beberapa cabor yang perdana diikutsertakan dalam Olimpiade.

“Ada sembilan cabor lain misalnya (cabor) Sepeda yang dipertandingkan untuk pertama kali dalam sejarah, begitu juga dengan Judo, dan Senam,” tuturnya.

Anindya juga berharap kemenangan di Olimpiade ini akan menjadi kado terindah untuk peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 RI pada 17 Agustus 2024 mendatang.

“Ini merupakan Olimpiade yang sangat dinanti, dan kita berharap ini bisa membuat nama Indonesia harum, di bulan Agustus di kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Sedangkan untuk persiapan tim medis, Anindya mengungkapkan bahwa sejauh ini NOC dan CdM telah menyiapkan yang terbaik.

“Tim dokter sudah sangat siap dan masing-masing cabor sudah menyiapkan tim dokter, fisioterapi, dan lain. Dan dari sisi NOC dan CdM juga sudah siap, bahkan alasan disiapkannya rumah Garuda itu untuk memastikan kesigapan menanggulangi itu,” tuturnya.

“Bagaimanapun ini Olimpiade yang paling tinggi di dunia dan tentu sangat sangat kompetitif, dan masing-masing negara memiliki strategi masing-masing,” tandasnya.*

Laporan Novia Suhari