Polda Metro Tangkap Ibu di Bogor Cabuli Anak Kandung

AK (26) tersangka Pembuat konten video asusila terhadap anak dibawah umur saat diringkus tim Jatanras Polda Metro Jaya, 6/6/2024 | dok. Polda Metro
AK (26) tersangka Pembuat konten video asusila terhadap anak dibawah umur saat diringkus tim Jatanras Polda Metro Jaya, 6/6/2024 | dok. Polda Metro

FORUM KEADILAN – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya kembali menangkap seorang ibu di Bogor yang melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya. Pembuatan konten tersebut juga mendapat perintah dari akun Facebook Icha Syakila (IS).

Video tindak asusila tersebut juga viral di media sosial (medsos). Ibu berinisial Ak (26) ditetapkan sebagai tersangka.

Bacaan Lainnya

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menuturkan, penangkapan terhadap tersangka Ak berdasarkan LP/A/60/VI/2024/SPKT.DITRESKRIMUM/POLDA METRO JAYA pada 6 Juni 2024. Terdapat sejumlah barang bukti dari penangkapan tersebut.

“Bahwa telah terjadinya perbuatan cabul seorang perempuan bersama dengan seorang anak di bawah umur yang merupakan anak kandungnya dan viral di media sosial. Tim Opsnal Unit 2 Subdit Umum/Jatanras melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku. Ketika sudah mendapatkan informasi yang pasti, tim mengamankan pelaku berikut barang bukti lengkap,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 7/6/2024.

Ade mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengakui bahwa dirinya dihubungi oleh seseorang di Facebook dengan nama akun Icha Shakila (IS). Diketahui, akun atas nama IS juga masih ditangani Subdit Siber Reskrimsus Polda Metro Jaya.

“Diamankan di Kampung Rawa Ilat RT 001 RW009 ┬áKel. Dayeuh Kec. Cileungsi Kab. Bogor Jawa Barat, pada hari Kamis tanggal 06 Juni 2024 sekitar jam 05.00 WIB. Hasil sementara ┬áMotif ekonomi, disuruh oleh akun Facebook IS, sama dengan yang ditangani Subdit Siber Reskrimsus PMJ,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ade menegaskan bahwa atas perbuatannya, tersangka R dijerat Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 88 jo Pasal 76I UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.*

Laporan Ari Kurniansyah