Ray Rangkuti: Pemanggilan 4 Menteri oleh MK Turunkan Marwah Jokowi

Ray Rangkuti usai menghadiri diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 3/4/2024. I M. Hafid /Forum Keadilan
Ray Rangkuti usai menghadiri diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 3/4/2024. I M. Hafid /Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Pengamat Politik Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai, pemanggilan empat menteri oleh Mahkamah Konstitusi (MK) membuat marwah Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun.

“Ini ada empat menteri yang akan dipanggil itu menurut saya membuat marwah Presiden Jokowi itu turun. Enggak pernah ada menterinya diperlakukan kayak begitu selama sembilan tahun dia berkuasa,” kata Ray dalam acara diskusi yang diadakan oleh Gerakan Keadilan Rakyat (GKR) di Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 3/4/2024.

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, MK memanggil empat menteri Jokowo, antara lain Menter Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Risma Maharani, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Keempatnya dipanggil untuk menjadi saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK.

Menurut Ray, pemanggilan empat menteri tersebut memiliki beberapa, pertama untuk diminta keterangannya terkait kebijakan pemerintah seperti pemberian bantuan sosial (bansos) selama proses Pemilu 2024.

“Kedua menjelaskan kepada publik bahwa MK sekarang jauh lebih tinggi dari apa yang dipikirin oleh masyarakat selama ini,” ujarnya.

Ray berpandangan, selama ini masyarakat menilai bahwa MK berada di bawah tekanan Jokowi. Untuk itu, adanya pemanggilan empat menteri tersebut MK menunjukkan bahwa lembaga tersebut tidak berada di bawah siapapun.

“Sekarang mereka berani memanggil empat menteri untuk hadir padahal sudah dicegah oleh para pengacara 02,” tuturnya.

Sebelumnya, MK sudah secara resmi mengirimkan surat pemanggilan kepada empat menteri Jokowi dalam sidang sengketa pilpres.

“MK sudah memanggil secara patut dan pihak yang dipanggil oleh pengadilan wajib hadir dan tidak diwakilkan sesuai surat panggilan,” kata Juru bicara MK, Fajar Laksono, Selasa, 2/4.

Hakim MK Eny Nurbaningsih membeberkan alasan pemanggilan empat menteri tersebut. Kata dia, empat menteri dipanggil guna mendalami dalil-dalil yang diajukan oleh para pemohon, dalam hal ini kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Sebagaimana dalil-dalil para pemohon, bukti-bukti yang diajukan, jawaban KPU, keterangan pihak terkait dan bawaslu, maka yang perlu untuk didalami lebih lanjut empat pihak tersebut,” kata Eny.

Semetnara itu, Presiden memastikan bahwa keempat menteri tersebut akan hadir memenuhi panggilan MK pada Jumat, 5 April 2024 mendatang.

“Iya semuanya akan hadir karena diundang oleh MK, semuanya akan hadir hari Jumat,” kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu, 3/4.

Ia menklaim, para menteri tersebut tidak diberikan pengarahan khusus. Jokowi hanya meminta agar keempat menteri itu menjelaskan sesuai kewenangan masing-masing.

“Ya menerangkan apa yang sudah dilakukan masing-masing menteri. Buat menteri keuangan, mengenai anggaran seperti apa. Kalau Bu Mensos mengenai bantuan sosial dijelaskan seperti apa. Nanti akan dijelaskan semuanya lah, ditunggu aja hari Jumat, ya,” pungkasnya.

Laporan M. Hafid