Kata Yusril Usai Diperiksa Jadi Saksi Meringankan Firli di Kasus Dugaan Peras SYL

Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra
Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra | Instagram @partaibulanbintang.official

FORUM KEADILANYusril Ihza Mahendra selesai diperiksa sebagai saksi meringankan untuk mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri terkait kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Pakar hukum tata negara tersebut membahas faktor-faktor yang dapat meringankan Firli, salah satunya adalah foto pertemuan Firli dan SYL.

Bacaan Lainnya

“Jadi mengenai foto, tadi sudah saya jelaskan mengenai foto itu, dan menurut saya foto itu tidak bisa menerangkan apa-apa. Ada foto orang lagi duduk kayak gitu kan nggak (pemerasan),” kata Yusril di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 15/1/2024.

“Kecuali pidato apa namanya, itu rekaman video mungkin Pak Firlinya meras Pak Yasin, atau minta duit sama Pak Yasin, itu kan nggak, cuma foto orang duduk begitu nggak menerangkan apa-apa,” sambungnya.

Menurut Yusril, foto tersebut hanya menjadi petunjuk adanya pertemuan Firli dengan SYL pada 2022. Namun, foto tersebut tidak membuktikan adanya pemerasan, oleh karena itu, menurutnya, bukti foto seharusnya diabaikan.

“Jadi foto itu paling paling cuma jadi petunjuk saja bahwa benar telah ada pertemuan antara Pak Firli dengan Pak Yasin, tetapi tidak membuktikan bahwa foto itu terjadi pemerasan atau permintaan gratifikasi. Jadi menurut saya foto itu mesti dikesampingkan karena tak menerangkan apa-apa,” kata dia.

Yusril mengakui bahwa persoalan ini bukan hal yang sederhana karena melibatkan Ketua KPK dan kepolisian. Ia pun meminta kedua belah pihak untuk berhati-hati dalam menyelesaikan kasus ini agar tidak terjadi kegaduhan.

“Karena itu sangat hati-hati betul jangan sampai ini menimbulkan kegaduhan yang akhirnya akan berdampak pada pelaksanaan Pemilu yang akan dilakukan sebentar lagi,” pungkasnya.*