Kemenparekraf Klaim Perputaran Uang dari MotoGP Mandalika Capai Rp914 M

GP Mandalika 2023
GP Mandalika 2023 | Ist

FORUM KEADILAN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat estimasi sementara perputaran uang dari gelaran MotoGP Mandalika 2023 mencapai Rp914 miliar.

“Estimasi perputaran uang, penjualan tiket MotoGP dan pengeluaran dari penonton atau wisatawan yang hadir adalah sebesar Rp914 miliar, yang merupakan hasil sementara karena proses penghitungan masih berlangsung hingga sekarang,” ujar Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf Dessy Ruhati dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta pada Senin, 16/10/2023.

Bacaan Lainnya

Diketahui, dalam MotoGP Mandalika 2023 dihadiri oleh 102.929 pengunjung.

Untuk penjualan tiket meraup Rp73 miliar.

Selain itu, pengeluaran wisatawan selama acara berlangsung diperkirakan mencapai Rp841 miliar. Adapun pengeluaran para pengunjung rata-rata Rp5 juta – Rp10 juta per hari.

Jika dirinci, para pengunjung didominasi oleh wisatawan asal Nusa Tenggara Barat sebesar 46,6 persen, Jawa Tengah 13,3 persen, Jawa Barat 13,3 persen, disusul Banten 13,3 persen serta Bali 6,6 persen dan DKI Jakarta 6,6 persen.

Mayoritas penonton atau sebesar 90 persen juga mengaku bakal berkunjung kembali ke Mandalika atau Lombok, NTB bukan hanya karena perhelatan MotoGP tetapi karena fasilitas yang membaik.

Banyaknya jumlah pengunjung membawa berkah bagi UMKM. Tercatat, pendapatan UMKM meningkat 36,54 persen.

“Pelaku usaha setuju untuk kembali mengikuti perhelatan ini di masa depan. Para pelaku usaha menyatakan bahwa MotoGP memberikan dampak yang baik bagi peningkatan omzet usaha,” imbuh Dessy.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menambahkan bahwa wisatawan nusantara juga menginginkan agar gelaran balap motor ini dapat digelar di destinasi wisata unggulan lainnya.

“Mereka ingin ini juga bisa diadakan di beberapa destinasi wisata unggulan lainnya dan beberapa catatan lainnya, mushola menjadi pekerjaan rumah bagi kita saat ini, karena tempatnya sedikit,” pungkasnya.*