Kapolri Tinjau Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi kebakaran depo Pertamina Plumpang. | Novia Suhari/Forum Keadilan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi kebakaran depo Pertamina Plumpang. | Novia Suhari/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Kapolri Jenderal  Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara,

Saat tiba pertama kali di Lokasi Kebakaran, Sabtu, 4/3/2012 sekitar pukul 12.000, Listyo mengunjungi posko pengungsian terdekat yakni Polsek Plumpang terdekat.

Bacaan Lainnya

Setelah itu, dia mengunjungi langsung pemukiman warga yang terdampak kebakaran yang terjadi pada Jumat, 3/3/23.

Saat mengunjungi pemukiman warga yang hangus terbakar, Listyo sesekali masuk ke beberapa rumah yang dipenuhi dengan sisa-sisa puing kebakaran .

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang terjadi pada Jumat, 3/3 sekitar pukul 20.11 WIB. Kebakaran lalu berhasil dipadamkan empat jam kemudian pada Sabtu (4/3) sekitar pukul 00.00 WIB.

Kebakaran maut itu juga menewaskan belasan orang di lokasi. Hingga siang ini tercatat ada 16 korban meninggal dunia akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

“Untuk yang saya terima data sejauh ini, sampai semalam 14. Hari ini tadi ada 15, sampai siang tadi ada 16,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di lokasi, Sabtu (4/3) siang.

Kendati demikian, pihaknya akan melakukan pencocokan dan penelitian kembali terkait jumlah korban tersebut.

Namun butuh pencocokan dan penelitian dulu. Namun demikian tugasnya adalah DVI tim kedokteran nanti membentuk posko yang ada di RS Soekanto. Korban bisa melihat di sana untuk identifikasi jenazah,” ujarnya.

16 Orang Masih Hilang

Posko kebakaran Depo Pertamina Plumpang di PMI Jakarta Utara mencatat saat ini ada 16 orang dilaporkan hilang. Kemudian lima orang dinyatakan telah ditemukan.

Pantauan di Posko PMI, Jakut, Sabtu, 4/3/2023, pukul 10.25 WIB, papan tulis di posko PMI mencatat ada 16 orang dilaporkan hilang. Data tersebut diperbarui per pukul 09.40 WIB.

Warga yang dinyatakan hilang bertambah menjadi 21 orang, dan telah ditemukan 5 orang, sehingga total 16 orang yang masih dalam pencarian.

“Yang mencari keluarganya itu ada 16. Ini lagi didata di seluruh tempat pengungsian maupun rumah sakit,” kata Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jakut Heri Asmedi di lokasi pengungsian.

Heri mengatakan saat ini pihaknya tengah berusaha mencari keluarga korban. Dia menyebut kemungkinan akan mengabarkan melalui media.

“Jadi akan kita cari kira-kira ada di mana keluarganya. Kalau memang tidak ada, satu-satunya jalan kami akan mem-publish melalui media,” ujarnya.*