Pesona Pantai Batu Hiu di Pangandaran, Tanah Lot-nya Jawa Barat

Pantai Batu Hiu
Pantai Batu Hiu, Pangandaran, Jawa Barat. | ist

FORUM KEADILAN – Berwisata di pantai merupakan salah satu pilihan untuk menghilangkan penat atau berlibur bersama keluarga. Pantai Batu Hiu di Pangandaran bisa menjadi salah satu alternatif lokasi wisata saat berada di Jawa Barat.

Pantai mungkin sudah tak asing bagi penikmat lagu-lagu Sunda. Ya, nama pantai ini tersemat dalam penggalan lagu berjudul Bulan Batu Hiu yang dinyanyikan Doel Sumbang.

Bacaan Lainnya

Pantai Batu Hiu merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan laut lepas Samudera Hindia dari bukit karang. Pantai Batu Hiu kerap disebut sebagai Tanah Lot-nya Jawa Barat lantaran memiliki batu karang yang menjorok ke tengah laut seperti halnya Tanah Lot di Pulau Bali.

Melansir laman portal.pangandarankab.go.id, nama Batu Hiu tersebut muncul karena di sana terdapat sebuah batu karang di tengah laut yang bentuknya menyerupai ikan hiu.

Di sana terdapat hamparan rumput yang hijau, ditumbuhi vegetasi Pandan Wong yang memberikan nuansa teduh serta semilir angin laut yang semakin menambah kenyamaan wisatawan untuk bersantai. Pantai ini kerap menjadi lokasi foto pre-wedding karena memiliki panorama alam yang indah.

Pantai ini berlokasi di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, berjarak ± 22 kolometer dari Pangandaran, dan dapat ditempuh dalam waktu 35 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Wisatawan yang hendak berkunjung ke Pantai Batu Hiu dapat menggunakan angkutan umum dari terminal Pangandaran menuju Gapura Pantai Batu Hiu yang letaknya berada di sebelah kiri jalan Raya Pangandaran-Cijulang.

Setelah itu, wisatawan dapat menggunakan becak atau berjalan kaki menuju Pantai Batu Hiu dengan jarak tempuh sekitar 500 meter.

Fasilitas yang tersedia di Pantai Batu Hiu di antaranya adalah toilet, musala, pendopo, gazebo, tempat parkir, warung makanan dan minuman, toko cendera mata, serta penginapan.

Tidak jauh dari Pantai Batu Hiu terdapat konservasi penyu yang dikelola oleh Kelompok Pengawas Masyarakat Biota Laut. Lokasi itu dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari Tourist Information Center ke arah barat sekitar kurang lebih 50 menit.

Di penangkaran penyu, wisatawan dapat melihat berbagai jenis penyu seperti penyu hijau, penyu tempayan dan penyu pipih. Wisatawan juga berpeluang ikut serta melepaskan tukik (anak penyu) ke laut lepas ketika tukik sudah berusia 3-5 bulan.*