Minggu, 31 Agustus 2025
Menu

Usulan Cak Imin Soal Pemilu Tidak Langsung, MPR: Itu Urusan Partai

Redaksi
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 29/7/2025 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 29/7/2025 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wacana pemilu tidak langsung yang kembali dilontarkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin), mendapat tanggapan dari Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang ‘Pacul’ Wuryanto yang menegaskan bahwa pembahasan terkait pemilu masih berjalan dan belum sampai pada tahap keputusan.

“Kan itu belum selesai dan masih dibahas,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 29/7/2025.

Ia menyatakan belum bisa mengambil sikap atas usulan tersebut. Menurutnya, keputusan mengenai sistem pemilu merupakan ranah partai politik.

“Saya tidak dalam posisi setuju atau tidak setuju, karena itu kan keputusan bersama. Itu urusan partai,” tegasnya.

Senada dengan Pacul, sebelumnya Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga telah menyampaikan bahwa seluruh fraksi di DPR saat ini masih dalam proses pengkajian terhadap berbagai skema pemilu, baik yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana disampaikan Cak Imin.

“Ya, saat ini simulasi-simulasi tentang pemilu maupun pilkada sudah dilakukan oleh masing-masing partai,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa setelah proses pengkajian rampung di tiap-tiap partai, maka hasilnya akan disampaikan secara resmi, lalu keputusan akan diambil secara kolektif melalui mekanisme formal.

“Nanti masing-masing partai akan memaparkan apa yang sudah dirancang. Sehingga nanti baru sama-sama kita akan putuskan dengan ketentuan dan aturan yang akan dibuat dalam menghadapi pilkada maupun pemilu,” pungkasnya.

Untuk saat ini, Dasco menyatakan Partai Gerindra masih dalam tahap kajian internal dan akan mengambil sikap setelah seluruh aspek dipertimbangkan secara matang.*

Laporan oleh: Novia Suhari