Selasa, 22 September 2026
Menu

Kepuasan Publik Terhadap Trump Anjlok ke 32 Persen

Redaksi
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. | Dok Ist
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. | Dok Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump turun menjadi 32 persen. Angka itu berdasarkan hasil jajak pendapat terbaru Reuters/lpsos tersebut adalah yang terendah sepanjang karier politik Trump.

Rekam jejak pendapat Reuters/lpsos ini dilakukan secara daring terhadap 1.277 orang dewasa di seluruh Amerika Serikat, dengan margin kesalahan sebesar ±3 poin persentase.

Penurunan kepuasan public terhadap Trump didorong kekecewaan meluas, termasuk dari kalangan sesame anggota Partai Republik, terkait penanganan masalah biaya hidup hingga perang melawan Iran.

Survei yang berlangsung selama empat hari, dan berakhir pada Minggu, 20/9 tersebut, mencatat dukungan terhadap Trump dari kalangan Partai Republik merosot tajam, dari 82 persen menjadi 73 persen dalam kurun waktu satu minggu. Sebelumnya, tingkat kepuasan publik secara keseluruhan terhadap Trump berada di angka 35 persen.

Trump kembali menjabat menjadi Presiden pada Januari 2025 dengan dua janji utama, mengendalikan laju inflasi dan mengakhiri konflik militer di luar negeri. Saat pelantikan keduanya menjadi Presiden AS, tingkat kepuasan publik terhadap Trump tercatat sebesar 47 persen.

Saat ini penanganan masalah biaya hidup menjadi titik terendah kinerja pemerintahan Trump. Hanya 17 persen responden yang menyetujui kebijakannya dalam bidang tersebut. Isu itu juga dianggap akan menentukan arah Pemilu sela pada 3 November mendatang, saat Partai Republik berupaya mempertahankan keunggulan tipis di Kongres.

Ketidakpuasan di lingkungan pendukung inti semakin menguat sejak Trump melancarkan serangan militer terhadap Iran pada Februari lalu. Terutama, konflik itu memicu lonjakan tajam harga bahan bakar yang mencekik masyarakat menengah ke bawah.

Untuk pertama kali, mayoritas pendukung Partai Republik (51 persen) tidak disetujui dengan cara Trump menangani masalah biaya hidup, berbanding 44 persen yang masih menyetujui.

Pekan lalu, Trump menyatakan AS “mendekati akhir” perang dengan Iran dan membuka kemungkinan kembalinya jalur diplomasi. Tetapi, pihak Teheran belum dapat memberikan konfirmasi apakah negosiasi langsung sudah dimulai kembali. *