Rebranding RS Tria Dipa, Pramono Harap Jadi Rumah Sakit Kebanggaan Jakarta
FORUM KEADILAN – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas peresmian wajah baru Rumah Sakit (RS) Tria Dipa, Jakarta Selatan, yang kini beroperasi dengan konsep pelayanan kesehatan modern. Pramono berharap transformasi RS Tria Dipa dapat menjadikan rumah sakit tersebut sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang dibanggakan masyarakat, khususnya warga Jakarta Selatan.
“Seperti kita ketahui, di Jakarta ini ada 196 rumah sakit. Tria Dipa ini adalah salah satu rumah sakit yang ada di Jakarta Selatan dan saya menaruh harapan bahwa Tria Dipa yang sekarang ini sudah beroperasi penuh dengan peralatan yang modern, dengan manajemen yang baru, dan juga dengan jangkauan yang lebih luas, mudah-mudahan akan menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat yang ada di Jakarta Selatan,” katanya dalam konferensi pers, di kawasan Jakarta, Jumat, 28/8/2026.
Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak tengah menambah jumlah rumah sakit di Ibu Kota. Upaya yang dilakukan pemerintah, kata Pram, lebih diarahkan untuk membantu rumah sakit yang telah memiliki izin tetapi belum beroperasi atau belum dikelola secara maksimal.
“Bukan ada izin-izin baru, tetapi saya betul-betul izin-izin lama yang belum selesai atau rumah sakit-rumah sakit yang belum dikelola secara maksimal, maka Pemerintah DKI Jakarta tugasnya adalah memberikan bantuan agar rumah sakit itu bisa segera beroperasi secara baik,” ujarnya.
Pramono mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Dan untuk itu beberapa rumah sakit termasuk yang hari ini, mungkin kemarin dua hari yang lalu yang saya resmikan, semuanya dalam rangka untuk membuat Jakarta memberikan pelayanan yang lebih baik. Jumlahnya rumah sakit masih sama yaitu 196 rumah sakit,” tuturnya.
Diketahui, RS Tria Dipa yang berlokasi di Jakarta Selatan resmi memperkenalkan wajah barunya sebagai Lifestyle Hospital. Konsep tersebut mengusung pelayanan kesehatan modern yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga menempatkan rumah sakit sebagai mitra kesehatan masyarakat.
Melalui konsep tersebut, RS Tria Dipa menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih menyeluruh, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, termasuk dengan mengedepankan upaya pencegahan serta deteksi dini penyakit.
Salah satu bagian dari transformasi RS Tria Dipa adalah penggunaan teknologi pencitraan medis generasi terbaru. RS Tria Dipa menghadirkan Naeotom Alpha Prime Photon-Counting CT Scan dari Siemens Healthineers. Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai teknologi pertama di Asia Tenggara dan disebut belum tersedia di Jepang, Singapura, Malaysia, maupun Thailand. Teknologi ini ditujukan untuk memberikan informasi diagnostik yang lebih komprehensif dalam membantu menggambarkan kondisi kesehatan pasien. Hasil pemeriksaan disebut dapat dibaca dalam waktu kurang dari satu menit.
Selain itu, RS Tria Dipa juga menghadirkan Siemens Artis genio, teknologi yang digunakan untuk melihat kondisi pembuluh darah secara lebih detail, terutama untuk mendeteksi adanya penyempitan, pelebaran, maupun kelainan pada pembuluh darah yang sulit dijangkau.
Dengan transformasi tersebut, RS Tria Dipa menargetkan diri sebagai fasilitas kesehatan modern yang tidak hanya memberikan layanan pengobatan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pencegahan dan deteksi dini.*
Laporan oleh: Novia Suhari
