Teknologi Press Otomatis dan Digitalisasi Dorong SJ Jamur Tingkatkan Produksi
FORUM KEADILAN – Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing Kelompok Usaha SJ Jamur di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, melalui penerapan teknologi mesin press baglog otomatis dan pemasaran digital terintegrasi.
Kegiatan bertajuk “Optimalisasi Pengolahan Limbah Baglog Jamur melalui Teknologi Mesin Press Baglog Otomatis dan Pemasaran Digital Terintegrasi pada SJ Jamur” merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Program dilaksanakan oleh tim yang diketuai Mutiara Sari, M.E., dengan anggota Immawati Asniar, M.I.Kom. dan Jeckson, M.T., bersama mitra Kelompok Usaha SJ Jamur yang dipimpin Purwadi Nugroho. Sebelum program dilaksanakan, proses pemadatan baglog masih menggunakan mesin press manual satu tabung. Kondisi tersebut membatasi kapasitas produksi sekitar 6.000 baglog per bulan, membutuhkan waktu dan tenaga relatif besar, serta menyebabkan kepadatan baglog belum seragam.

Untuk mengatasi kendala tersebut, tim menerapkan Mesin Press Baglog Otomatis Enam Tabung yang memungkinkan enam baglog diproses dalam satu siklus dengan tekanan lebih stabil dan seragam. Teknologi ini disertai pelatihan pengoperasian, perawatan mesin, penerapan SOP, dan standardisasi kualitas baglog. Program menargetkan kapasitas produksi meningkat menjadi sekitar 12.000 sampai 24.000 baglog per bulan, dengan efisiensi waktu yang lebih tinggi dan penurunan risiko kontaminasi.
Penguatan usaha juga dilakukan melalui website digital terintegrasi, media sosial bisnis, branding, katalog produk, dan pengenalan marketplace. Website menjadi pusat informasi produk baglog, jamur tiram, kontak pemesanan, serta kanal promosi SJ Jamur. Melalui integrasi teknologi produksi dan pemasaran digital, SJ Jamur diharapkan berkembang menjadi usaha budidaya jamur yang lebih produktif, efisien, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat pemanfaatan sumber daya berbasis ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.*
