Istana Sebut Danantara Jadi Pengelola Baru Hotel Sultan
FORUM KEADILAN – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, pemerintah akan menyerahkan pengelolaan kawasan Hotel Sultan kepada Danantara setelah proses pengambilalihan aset milik negara.
“Pada tanggal 18 Juni 2026 yang lalu, hari Kamis, kita telah berhasil melakukan pengambilalihan kembali aset Hotel Sultan. Yang masalah ini sudah berjalan hampir kurang lebih, dalam catatan kami ini hampir 2018, jadi kurang lebih ada delapan tahun,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15/7/2026.
Menurutnya, langkah eksekusi yang sempat menuai perlawanan tersebut dilakukan usai seluruh proses peradilan menyatakan masa pengelolaan Hotel Sultan oleh pihak ketiga telah berakhir.
“Sehingga kita hanya menjalankan proses hukum berdasarkan hasil ketetapan dari pengadilan,” ujarnya.
Prasetyo mengatakan, pemerintah kini tengah berkoordinasi dengan Danantara untuk merancang ulang pengelolaan kawasan Hotel Sultan.
“Berkenaan dengan pengelolaannya, kami izin melaporkan bahwa kita telah dan sedang berkoordinasi dengan Danantara untuk merancang ulang pengelolaan area Hotel Sultan dan sekitarnya untuk bisa kita optimalkan peruntukannya,” jelasnya.
Saat ini, kata Prasetyo, semangat pemerintah adalah mengoptimalkan seluruh aset negara agar mampu meningkatkan penerimaan negara secara signifikan.
“Semangatnya adalah mengoptimalkan pengelolaan-pengelolaan aset yang dimiliki oleh negara sehingga pemasukan atau pendapatan kepada negara itu jauh lebih optimal lagi,” ucapnya.
Saat ini menurut Prasetyo, pemerintah hanya tinggal menyelesaikan proses pengosongan aset yang diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu bulan.
“Soal eksekusi Hotel Sultan-nya sudah selesai. Sekarang sedang proses untuk pengosongan, karena memang kita menyepakati kurang lebih butuh waktu sekitar satu bulan untuk pengosongan aset-asetnya,” katanya.
Terkait target penyerahan pengelolaan kepada Danantara, Prasetyo mengatakan, pembahasannya terus berjalan melalui sejumlah rapat bersama Danantara dan InJourney.
“Kita sedang dalam proses, sudah beberapa kali rapat dengan teman-teman Danantara, dalam hal ini InJourney ya, untuk kemudian ke depan supaya pengelolaan hotelnya bisa lebih optimal,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
