Sabtu, 23 Mei 2026
Menu

Enggan Komentari Rencana Jokowi Keliling Indonesia, Golkar: Hak Politik Setiap Orang

Redaksi
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 22/5/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 22/5/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menegaskan bahwa rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan tur keliling Indonesia merupakan hak politik setiap warga negara yang tidak perlu dicampuri pihak lain.

Idrus menilai setiap individu memiliki kebebasan dalam menentukan langkah politiknya, termasuk Jokowi yang telah bergabung atau memiliki peran di partai politik tertentu. Menurutnya, Partai Golkar tidak ingin ikut mendominasi maupun mencampuri urusan internal partai lain.

“Aduh saya kira itu internal partai ya, mau jadi apa, saya kira kita tidak mau ikut campur apa pun dan siapa pun menggunakan hak politiknya. Misalkan infonya mau masuk sebagai Dewan Pembina di PSI lalu kemudian turun (keliling), itu kan langkah hak politik orang masing-masing,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 22/5/2026.

Ia menambahkan, penggunaan hak politik telah diatur dalam sistem demokrasi sehingga tidak etis apabila partai lain memberikan sorotan berlebihan terhadap langkah politik seseorang.

“Jadi kita tidak boleh mencampuri hak politik orang dan bagaimana menggunakan hak politik itu adalah bebas dan diatur saya kira. Jadi sangat tidak etis kalau saya dari Golkar menyoroti hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron juga enggan mengomentari rencana Jokowi tersebut. Herman menilai ,kegiatan berkeliling Indonesia merupakan hak setiap warga negara.

“Ya silakan, itu kan seluruh hak warga negara. Saya saja berkeliling kok,” ucapnya.

Diketahui, rencana Jokowi untuk keliling Indonesia pertama kali diungkapkan oleh Sekjen Projo Freddy Alex Damanik, setelah pertemuan antara Jokowi dengan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, di Kawasan Jakarta Timur.

Freddy saat itu mengatakan bahwa Jokowi telah pulih 99 persen dan berencana untuk keliling Indonesia pada Juni 2026 untuk menyerap aspirasi rakyat.*

Laporan oleh: Novia Suhari