Rabu, 22 April 2026
Menu

Gubernur Kaltim Didemo Rakyat, Golkar Yakin Rudi Mas’ud Mampu Selesaikan

Redaksi
Wakil Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22/4/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22/4/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono, menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) terkait pertanyaan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan untuk pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar dan renovasi rumah dinas sebesar Rp25 miliar kepada Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud.

Diketahui, aksi demonstrasi tersebut berlangsung dengan rute dari Gedung DPRD Kaltim hingga Kantor Gubernur Kaltim.

Menanggapi hal itu, Dave menilai, Rudi Mas’ud bukan sosok yang asing dalam menghadapi dinamika politik maupun tekanan publik. Ia meyakini Gubernur Kaltim tersebut mampu menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi atas persoalan yang memicu aksi demonstrasi.

“Pak Rudi bukan orang asing menghadapi situasi seperti ini. Dia pasti mampu untuk menyerap aspirasi dan juga menyelesaikan apa pun yang menjadi kendala sehingga terjadi sebuah demo,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22/4/2026.

Ia juga menegaskan, dukungan Partai Golkar terhadap Rudi Mas’ud dalam menangani situasi tersebut agar dapat segera meredakan ketegangan di tengah masyarakat.

“Kita tetap memberikan dukungan kepada Pak Rudi untuk bisa menyelesaikan apa pun yang menjadi kendala,” ujarnya.

Meski begitu, Dave mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, telah berkomunikasi langsung dengan Rudi terkait persoalan tersebut. Namun, ia tetap optimistis permasalahan yang ada dapat segera diatasi.

“Saya enggak tahu persisnya Pak Ketum (Bahlil) langsung (sudah berbicara kepada Rudi), tapi saya yakin Pak Rudi bisa menyelesaikan situasi ini,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari