Jokowi Ungkap Alasan Minta Datangkan Turis Asing Besar-besaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peluncuran digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event. Acara tersebut diselenggarakan di The Tribata Hotel and Convention Center, Kebayoran Baru, pada Senin, 24/6/2024, Jakarta Selatan. | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peluncuran digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event. Acara tersebut diselenggarakan di The Tribata Hotel and Convention Center, Kebayoran Baru, pada Senin, 24/6/2024, Jakarta Selatan. | YouTube Sekretariat Presiden

FORUM KEADILAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Travel and Tourism Development Index Indonesia naik. Tetapi, peringkatnya masih kalah bila dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara.

“Indonesia naik peringkat dari peringkat 32 menjadi ke-22. Tapi kita masih tertinggal kalah dengan Malaysia, dengan Singapura, Thailand dan terakhir kita kalah juga dengan Vietnam,” ujar Jokowi dalam peluncuran Digitalisasi Layanan Perizinan Event di The Tribrata, Jakarta Selatan, Senin, 24/6/2024.

Bacaan Lainnya

Ia menyebut, Indonesia berada di posisi kelima ASEAN. Jokowi mengatakan bahwa objek wisata di Indonesia sangat bagus dan lebih banyak dibandingkan negara lain di ASEAN.

“Sehingga yang paling baik adalah mendatangkan wisatawan mancanegara dalam jumlah yang besar,” lanjutnya.

Salah satu caranya menggelar banyak event berskala internasional hingga mulai dari konser hingga event olahraga.

“Dengan cara apa? Dengan cara menyelenggarakan event internasional, baik itu konser musik, summit, meeting, dan juga event-event olahraga,” pungkasnya.

Diketahui, Presiden Jokowi meresmikan peluncuran digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event. Acara tersebut diselenggarakan di The Tribata Hotel and Convention Center, Kebayoran Baru, pada Senin, 24/6/2024, Jakarta Selatan.

Kedatang Jokowi mendampingi oleh beberapa pejabat yakni, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua KY Amzulian Rifai, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menkominfo Budi Arie Setiadi, dan Menpora Dito Ariotedjo, juga Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menpan RB Azwar Anas.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, saya luncurkan digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event,” ujar Jokowi.*