Nasib Malang SYL: Rekening Diblokir, Anak Tak Bantu Keuangan

Kuasa hukum mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Djamaluddin Koedoeboen, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu 12/6/2024 | Merinda Faradianti/Forum Keadilan
Kuasa hukum mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Djamaluddin Koedoeboen, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu 12/6/2024 | Merinda Faradianti/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Kuasa hukum mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Djamaluddin Koedoeboen, meminta majelis hakim mengabulkan permohonan membuka blokir rekening milik SYL dan istri. Sebab, kliennya itu merasa kesulitan keuangan karena sudah tidak ada lagi pemasukan.

“Kita lagi-lagi memohon ke majelis hakim yang mulia agar sekiranya berkenan membuka blokir rekening gaji beliau maupun istrinya, karena beliau sendiri juga terakhir kesulitan dan kami lawyer juga gimana lah kita ngomongnya,” katanya kepada awak media di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu, 12/6/2024.

Bacaan Lainnya

Pengajuan pembukaan blokir rekening itu dilakukan SYL secara tertulis dan telah diserahkan kepada majelis hakim.

Djamaluddin menegaskan, rekening tersebut murni hanya berisi gaji SYL dan istrinya. Dia mengklaim rekening itu tidak berkaitan dengan dugaan pemerasan dan gratifikasi yang diperkarakan dalam sidang tersebut.

“Kita hanya memohonkan agar teman-teman KPK dan majelis hakim bisa mengerti,” harapnya.

Saat ditanya mengenai sumber dana SYL yang lainnya, Djamaluddin menuturkan tidak ada pemasukan lagi, sehingga kliennya sangat berharap agar majelis hakim mengabulkan permohonan membuka blokir rekening itu.

Djamaluddin mengungkapkan bahwa anak sulung SYL, Indira Chunda Thita Syahrul, yang juga merupakan anggota DPR RI tidak membantu sama sekali dalam soal keuangan.

“(Pemasukan SYL yang lain) Tidak ada. Ibu Thita kan, ya punya gaji. Enggak bantu sama sekali. Ibu Thita punya kehidupan sendiri juga,” jelas Djamaluddin.

Seperti diketahui, majelis hakim mempertimbangkan mengenai pengajuan SYL untuk membuka blokir rekening miliknya dan istri.

Majelis hakim mengatakan bahwa jaksa KPK perlu mencocokkan rekening SYL yang diminta dibuka dengan barang bukti dalam kasus tersebut. Majelis hakim akan segera mengambil sikap terhadap permohonan tersebut.*

Laporan Merinda Faradianti