PDIP Intens Komunikasi dengan Parpol Lain Jelang Pilkada

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis, 6/6/2024 | M. Hafid/Forum Keadilan
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis, 6/6/2024 | M. Hafid/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya intens menjalin komunikasi dengan semua parpol jelang Pilkada 2024.

Katanya, PDIP sudah menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hanura, Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), hingga Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bacaan Lainnya

“Ada Pak Said Abdullah, Pak Ahmad Basarah yang kemudian secara intens membangun komunikasi. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga beberapa wilayah-wilayah yang lain,” kata Hasto usai acara Pagelaran Wayang Memperingati Bulan Bung Karno 2024 di Jakarta, Sabtu 8/6/2024.

Hasto menjelaskan, PDIP bergerak cepat dengan mengeluarkan lebih dari 70 surat tugas serta berbagai persiapan pilkada lainnya. Meskipun begitu, kata Hasto, PDIP belum memutuskan siapa yang akan dicalonkan sebagai gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada 2024. Mengenai nama Anies, Hasto enggan menanggapi lebih lanjut.

“Intinya Mbak Puan kan sudah menyampaikan Pak Anies menarik,” jelasnya.

PDIP, menurut Hasto juga tidak kehilangan sosok yang bisa berkompetisi serta tokoh yang matang. Seperti Pramono Anung, Tri Rismaharini, Basuki Hadimuljono, Abdullah Azwar Anas, Hendrar Prihadi (Hendi), hingga Rano Karno.

“Kami tidak kehilangan tokoh-tokoh yang telah dipersiapkan oleh partai. Kami punya sekolah partai sehingga kami punya begitu banyak tokoh yang siap ditugaskan,” ujar Hasto.

Meski kader PDIP mendapat prioritas lebih, dirinya menyampaikan PDIP tetap membuka ruang bagi pihak lain karena proses kepemimpinan bisa disiapkan melalui jalur birokrasi, TNI/Polri, pengusaha, hingga purnawirawan.*