Joice Triatman Sebut Anak SYL Tawarkan Posisi Stafsus Mentan Tanpa Wawancara

Mantan stafsus Mentan Joice Triatman sekaligus Wakil Bendaraha Umum NasDem memberikan keterangan di sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dalam lingkungan Kementan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu 29/5/2024. I Merinda Faradianti/Forum Keadilan
Mantan stafsus Mentan Joice Triatman sekaligus Wakil Bendaraha Umum NasDem memberikan keterangan di sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dalam lingkungan Kementan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu 29/5/2024. I Merinda Faradianti/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Mantan staf khusus Menteri Pertanian (Mentan) Joice Triatman mengaku mendapat tawaran posisi menjadi staf khusus (stafsus) tanpa melalui proses wawancara dengan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Joice menyebut, tawaran itu didapatkannya dari putri SYL yaitu Indira Chunda Thita.

“Saya tidak pernah bermohon. Saya ditelepon Ibu Thita dan mengajak bertemu di sebuah restoran di Plaza Indonesia. Ibu Thita menawarkan waktu itu, staf khusus kementerian dan Sekjen di Garnita,” katanya di sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan), di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu, 29/5/2024.

Bacaan Lainnya

Pada saat itu, Joice memilih posisi Sekjen Garnita. Tetapi, tak lama ia dimintai curiculum vitae (CV) oleh Thita dan segera dihubungi staf Kementan untuk tawaran posisi stafsus. Selain menjadi stafsus Mentan, Joice juga menjadi Wakil Bendaraha Umum NasDem.

Kata Joice, Thita beberapa kali mengarahkan di rapat internal Garnita bahwa akan ada program pembagian paket sembako dari Kementan. Paket sembako tersebut akan disalurkan di seluruh DPW NasDdem dari Sabang sampai Merauke.

“Ibu Thita mengarahkan di rapat internal Garnita, bahwa akan ada pembagian sembako di seluruh DPW NasDem dari Sabang sampai Merauke dengan rincian mendapatkan 200 paket sembako. Mekanismenya koordinasikan dengan Sekjen,” lanjut Joice.

Saat ditanyai siapa yang mengarahkan penyaluran paket sembako tersebut, Joice mengatakan, arahan tersebut disampaikan langsung oleh Thita.

“Program sembako ini program Garnita karena dapat info dari Ibu Thita,” sebutnya.

Ia juga mengetahui soal pembelian lukisan karya seniman Sujiwo Tejo sebesar Rp200 juta yang dibeli SYL. Katanya, ia hanya diberikan arahan dari SYL untuk mengkoordinasikan pembayaran dengan Dirjen Tanaman Pangan Suwandi.

“Saya bertemu Pak SYL, dan berbicara mengenai pembelian lukisan. Saya hanya menerima arahan dari Pak Menteri bahwa nanti akan ada pembelian lukisan dan saya diminta koordinasi dengan Pak Suwandi,” ungkapnya.*

Laporan Merinda Faradianti