Awas! Acne Patch Dapat Berbahaya Jika Tidak Memperhatikan Hal Ini

Ilustrasi pakai skincare
Ilustrasi pakai skincare | ist

FORUM KEADILAN – Saat ini, acne patch menjadi tren di kalangan anak muda untuk menutupi jerawat di wajah mereka.

Namun, perlu dicatat bahwa acne patch memiliki beragam jenis. Jangan sampai salah dalam memilih jenis acne patch, karena setiap jenis memiliki manfaat yang berbeda.

Bacaan Lainnya

Manfaat acne patch tidak hanya mempercepat penyembuhan jerawat, tetapi juga melindungi jerawat dari paparan sinar matahari, riasan wajah, kontaminasi bakteri, atau kotoran dari tangan yang tidak bersih ketika menyentuh wajah, serta mengurangi keinginan untuk memencet jerawat.

Terdapat tiga jenis acne patch sebagai berikut.

1. Hydrocolloid Patch

Merupakan perban bening yang digunakan untuk menambal jerawat pustula (yang memiliki nanah di puncak) atau Whitehead. Jika ditempelkan ke jerawat yang berada di wajah, diklaim dapat mempercepat penyembuhan.

Hydrocolloid patch terbuat dari lapisan poliuretan bagian luar yang dapat membantu mencegah masuknya bakteri, serta lapisan gel hydrocolloid membantu menyembuhkan jerawat lebih cepat dibandingkan dengan perawatan jerawat tradisional.

2. Medicated Acne Patch

Medicated acne patch mengandung obat atau bahan aktif lain, seperti salicylic acid, benzoyl peroxide, dan tea tree oil. Patch tersebut untuk jerawat yang tidak memiliki nanah di puncak atau jerawat pustula.

3. Microneedle Patch

Kamu dapat melihat patch ini terdapat mikro yang halus. Mikro halus itu berguna pada jerawat papula dan kistik atau nodular.

Dari ketiga jenis acne patch di atas, yang paling sering digunakan adalah jenis hydrocolloid patch.

Kamu juga perlu memperhatikan durasi penggunaan acne patch. Jika kamu menggunakannya lebih lama dari durasi yang ditentukan, hal itu bisa sangat berbahaya bagi kulit wajahmu.

Berikut cara menggunakan acne patch:

  1. Mencuci wajah dengan sabun cuci muka, keringkan dengan handuk yang bersih atau tap-tap dengan tisu;
  2. Pilih acne patch yang berukuran pas dengan jerawat kamu;
  3. Tempelkan acne patch secara perlahan;
  4. Setelah itu kamu dapat melakukan perawatan wajah rutinmu, seperti menggunakan toner, pelembap, essence, atau serum;
  5. Durasi penggunaan acne patch selama 6-8 jam, setelah itu lepas secara perlahan;
  6. Cuci wajah seperti biasanya, dan keringkan;
  7. Lakukan secara berkala jiwa jerawat belum kempis. Namun jika sudah kempis kamu dapat menghentikan penggunaan acne patch tersebut.

Ingat selalu memperhatikan langkah-langkah perawatan kulit agar kulit kamu tidak mengalami iritasi.

Konsultasikan ke dokter apabila jerawatmu lebih parah setelah penggunaan acne patch, atau jika kamu ingin pengobatan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kulitmu.*

Laporan Amanah Suci