Nasib PDIP Tanpa Jokowi di Pilkada Diprediksi seperti Pilpres tapi…

Megawati deklarasi PDI Perjungan mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres. | Dok PDIP
Megawati deklarasi PDI Perjungan mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres. | Dok PDIP

FORUM KEADILAN – Hasil Pilpres dan Pileg 2024 menjadi pukulan tersendiri bagi PDIP. Bagaimana nasib PDIP di Pilkada 2024 nanti tanpa adanya sosok Joko Widodo (Jokowi)?

Seperti diketahui, PDIP memperoleh suara terbanyak di Pileg 2024. Namun, hal itu berbanding terbalik dengan hasil Pilpres 2024. Kekalahan PDIP di pilpres, seakan menunjukkan bagaimana pengaruh Jokowi terhadap PDIP.

Bacaan Lainnya

Nasib PDIP di Pilkada 2024 tanpa adanya Jokowi pun dipertanyakan. Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Lili Romli pun tak memungkiri bahwa hilangnya sosok Jokowi akan berdampak terhadap perolehan suara PDIP di pilkada.

Tetapi, kata Lili, bisa saja tanpa adanya Jokowi akan timbul rasa militansi dari kader PDIP untuk meraih dan membuktikan kesolidan mereka.

“Bisa saja memang tanpa ada Jokowi akan berdampak negatif bagi pemenangan dalam pilkada. Namun, saya kira PDIP dan para pimpinannya sudah memperhitungkan apa dampak atau akibatnya. Tanpa Jokowi, bisa jadi juga tumbuh militansi dari para kader PDIP,” katanya kepada Forum Keadilan, Sabtu, 18/5/2024.

Lili menjelaskan, sebelum ada Jokowi pun PDIP dikenal sebagai partai dengan kader yang militan. Mereka berani melawan rezim Orde Baru (Orba) sampai rezim tersebut tumbang.

Lili melihat, PDIP begitu kecewa dengan sikap politik Jokowi. Buktinya, partai banteng itu tak mengundang Jokowi ke Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) di 24-26 Mei mendatang.

“Keputusan PDIP tanpa Jokowi bagian dari kekecewaan atas sikap dan laku Jokowi terhadap PDIP pada pilpres kemarin. Jadi, sangat wajar bila PDIP tidak lagi mengundangnya pada Rakernas dan melibatkannya pada pilkada,” jelasnya.

Namun, lanjut Lili, bukan tidak mungkin PDIP bekerja sama dengan partai di barisan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di pilkada mendatang.

“Dalam pilkada nanti, saya kira PDIP bisa menjalin koalisi dengan partai-partai yang tergabung dengan KIM (Koalisi Indonesia Maju). Di mana, kandidat kepala daerahnya dari PDIP,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai calon kandidat potensial yang akan diusung PDIP, Lili enggan berkomentar.*

Laporan Merinda Faradianti