Balas Ganjar Soal Politik Akomodasi, Dasco: Itu Hak Pemenang

Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan usai menghadiri Rapimnas Gerindra di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin, 23/10/2023 | Charlie Adolf Lumban Tobing/Forum Keadilan
Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan usai menghadiri Rapimnas Gerindra di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin, 23/10/2023 | Charlie Adolf Lumban Tobing/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membalas pernyataan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo soal politik akomodasi terkait isu penambahan kementerian era Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dasco mempertanyakan apakah politik akomodasi merupakan hal yang salah.

Bacaan Lainnya

“Saya tanya kembali, apakah misalnya kita mengakomodasi kawan-kawan yang sudah berjuang bersama-sama untuk kemudian membangun Indonesia ke depan itu apakah salah?” ucap Dasco di Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat, Kamis 9/5/2024.

Menurut Dasco, hal itu sepenuhnya merupakan hak pihak yang memenangkan Pilpres 2024.

“Itu kan adalah hak pemenang. Kita juga kemudian kalau ada yang menang dia mau mengakomodasi, kita juga nggak pusing,” ungkapnya.

Sebelumnya, muncul wacana bahwa jumlah kementerian negara akan ditambah pada masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dari sebelumnya 34 menjadi sekitar 40 kementerian.

Menanggapi hal tersebut, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa jumlah kementerian sudah dikunci melalui Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Dalam aturan itu ditegaskan bahwa batasan jumlah kementerian di sebuah kabinet yaitu 34.*