Sabtu, 26 Juli 2025
Menu

Diduga Lakukan Penistaan Agama, Pendeta Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polda Metro

Redaksi
Pendeta Gilbert Lumoindong | Instagram @pastorgilbertl
Pendeta Gilbert Lumoindong | Instagram @pastorgilbertl
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Pendeta Gilbert Lumoindong, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama setelah video khotbahnya viral di media sosial (medsos).

“Benar (Gilbert dilaporkan). Laporan diterima tanggal 16 april 2024, tentang dugaan penistaan agama,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 17/4/2024.

Tetapi, Adet tidak mengungkapkan lebih jauh siapa pihak yang melaporkan Pendeta Gilbert. Ia menyebut, kasusnya saat ini sedang ditangani oleh kepolisian.

“(Ditangani) Subdit Kamneg (Keamanan Negara) Ditreskrimum,” kata Ade.

Di sisi lain, Gilbert tidak memberikan banyak komentar mengenai laporan dugaan penistaan agama terhadap dirinya dan ia memohon maaf kepada orang yang merasa tersakiti akibat pernyataannya dalam khotbah.

“Statement (pernyataan) saya, sekali lagi kami menyatakan maaf kami kepada umat yang terlukai dan tersakiti. Insya Allah ke depannya lebih baik,” ujar Gilbert.

Diketahui, video yang berisikan khotbah Pendeta Gilbert Lumoindong telah viral di medsos karena membandingkan shalat dan zakat dengan ibadah umat Kristen.

Lalu, Gilbert bertemu dengan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) untuk menyampaikan permintaan maafnya atas pernyataan yang membuat ricuh di medsos, Senin, 15/4/2024 lalu.

Gilbert juga sudah menemui pimpinan MUI untuk menyampaikan permintaan maafnya. Tetapi, beberapa elemen masyarakat berencana untuk melaporkan Gilbert ke kepolisian atas dugaan penistaan agama.*