DPR Sebut Isu KPK Bakal Dilebur dengan Ombudsman Terlalu Prematur

Wakil ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis, 4/4/2024 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis, 4/4/2024 | Novia Suhari/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menanggapi isu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disebut bakal melebur menjadi satu dengan Ombudsman RI.

Saat ditemui usai Rapat Paripurna Masa Sidang ke-15, Habiburokhman mengaku tidak pernah tahu wacana penggabungan dua institusi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saya tidak tahu apa, sehingga bisa muncul (isu) di pagi hari bahkan bukan di siang bolong, tapi di pagi bolong,” katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis, 4/4/2024.

Sebab, menurut Habiburokhman, secara fungsi sangat jauh berbeda. Ia bahkan memastikan penggabungan KPK dengan Ombudsman itu tidak akan pernah ada.

“Saya tidak pernah dengar ada seminar terkait hal tersebut, di komisi juga tidak pernah dibahas, sedangkan fungsinya Ombudsman dan KPK itu kan jauh ya. Setahu saya juga tidak akan pernah ada itu,” ujarnya.

Selain itu, Habiburokhman menilai, jika pun didiskusikan nantinya, peleburan KPK dengan Ombudsman sangat lah prematur.

“Dan di negara lain belum ada contohnya, menurut saya jadi kalau kita mau diskusikan hal ini terlalu prematur, belum ada keperluan kesana sebetulnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengaku telah mendengar isu penggabungan KPK dengan Ombudsman menjadi satu lembaga. Katanya, rencana tersebut sudah dibahas di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Menurut Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, pihaknya sudah beberapa waktu lalu mendengar isu tersebut, dan saat ini justru semakin detail direncanakan.*

Laporan Novia Suhari